Kerber Lolos ke Semifinal, Kejar Sejarah Berikutnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis nomor tujuh dunia asal Jerman, Angelique Kerber bergembira usai memenangi pertandingan melawan petenis senegaranya, Annika Beck dalam putaran keempat Turnamen Tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 25 Januari 2016. REUTERS

    Petenis nomor tujuh dunia asal Jerman, Angelique Kerber bergembira usai memenangi pertandingan melawan petenis senegaranya, Annika Beck dalam putaran keempat Turnamen Tenis Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 25 Januari 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Jerman Angelique Kerber menghentikan langkah juara dua kali Australia Terbuka, Victoria Azarenka, Rabu. Kemenangan pertamanya atas petenis Belarus itu sekaligus mengantarnya ke babak semifinal untuk pertama kalinya.

    Unggulan ketujuh yang tidak pernah melangkah lebih jauh dari babak keempat di Melbourne Park itu menundukkan unggulan ke-14 dengan 6-3, 7-5 dan akan menghadapi Johanna Konta di semifinal final.

    Petenis Jerman itu sebelumnya selalu kalah pada enam pertemuannya dengan Azarenka, termasuk pada final Brisbane International bulan ini dan pada pertarungan tiga set dalam AS Terbuka tahun lalu.

    "Saya tak bisa melukiskannya. Saya sudah ketinggalan 0-6 (dalam head to head antar mereka) sebelum saya masuk lapangan. Saya bilang 'Ayo main dan kalahkan dia'. Saya senang sekali mengalahkan dia untuk pertama kalinya," kata Kerber.  "Luar biasa sekali berada di semifinal."

    Kerber terkenal sebagai petarung yang gigih dan kualitasnya itu terlihat ketika dia berbalik unggul pada set pertama padahal sempat tertinggal 2-5 melawan petenis yang penampilannya garang pada musim ini.

    Bayangkan saja, Azarenka hanya kehilangan 11 game dari empat laga sebelum bertemu Kerber dan sempat dianggap ancaman utama Serena Williams yang bisa menjegalnya mencapai gelar Grand Slam ke-22.

    Williams sendiri menyisihkan Maria Sharapova pada perempat final untuk menghadapi Agnieszka Radwanska esok Kamis untuk menentukan satu tempat lainnya di final.

    Kerber yang menanjak pada 2015 dengan menjuarai empat turnamen atau kedua di bawah Williams yang menjuarai lima turnamen, punya senjata pamungkas untuk menjadi petenis Jerman pertama yang masuk empat besar sejak Anke Huber melakukannya pada 1998.  Senjatanya itu adalah forehand.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.