6 Fakta tentang Angelique Kerber, Juara Australia Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Jerman, Angelique Kerber mencium tropi kemengannya dalam turnamen tenis Australia Terbuka di Gedung Pemerintahan di Melbourne, Australia, 31 Januari 2016. Kerber kerap mencium tropi pertamanya dalam laga bergengsi Australia Terbuka. AP Photo/Aaron Favila

    Petenis Jerman, Angelique Kerber mencium tropi kemengannya dalam turnamen tenis Australia Terbuka di Gedung Pemerintahan di Melbourne, Australia, 31 Januari 2016. Kerber kerap mencium tropi pertamanya dalam laga bergengsi Australia Terbuka. AP Photo/Aaron Favila

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Jerman, Angelique Kerber, menjadi juara turnamen Grand Slam Australia Terbuka dengan mengalahkan petenis Amerika nomor satu dunia, Serena Williams, 6-4, 3-6, 6-4 pada pertandingan Sabtu, 30 Januari 2016. Berikut ini sejumlah fakta tentang Kerber:

    1. Atlet 28 tahun itu menjadi petenis Jerman pertama yang meraih gelar juara Grand Slam sejak 1999, saat idola masa kecilnya, Steffi Graf, memenangi Grand Slam.

    2. Kemenangan Kerber juga menjaga rekor Graf. Kekalahan Serena Williams, 34 tahun, membuat gelar Grand Slam-nya masih 21, tertinggal satu gelar oleh Graf sebagai peraih gelar juara tunggal putri terbanyak pada era terbuka.

    3. Kerber, yang sebelum turnamen menempati posisi ketujuh dunia, akan langsung naik ke urutan kedua karena kemenangan ini.

    4. Bagi Kerber, ini menjadi gelar Grand Slam pertamanya. "Ini mimpi yang menjadi nyata. Saya sudah bekerja keras sepanjang hidup saya untuk ini," katanya. "Saya mengalahkan Serena dan menjadi juara. Saya memiliki begitu banyak emosi dan pikiran, tapi semuanya bagus."

    5. Kerber lahir di Bremen dengan ayah asal Polandia, Slawomir Kerber, dan ibu berdarah Jerman-Polandia, Beata. Ia mulai belajar tenis pada usia 3 tahun dan mulai terjun ke dunia profesional usia 15 tahun. Ia bicara bahasa Jerman, Polandia, dan Inggris.

    6. Ia sudah meraih delapan gelar WTA dan sebelas ITF. Ia sudah mengumpulkan US$ 12,1 juta atau sekitar Rp 165 miliar.

    AP | BBC | NURDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.