Tim Thomas Indonesia Bidik Tiga Kemenangan atas Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Dionysius Hayom Rumbaka, berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis Singapura, Chao Huang, dalam partai ketiga penyisihan Grup A Piala Thomas 2014 di Stadion Bulutangkis, Siri Fort Sport Complex, New Delhi, India, Senin (19/5). Tim Thomas Indonesia berhasil menaklukkan Singapura 5-0. ANTARA/Ismar Patrizki

    Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Dionysius Hayom Rumbaka, berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis Singapura, Chao Huang, dalam partai ketiga penyisihan Grup A Piala Thomas 2014 di Stadion Bulutangkis, Siri Fort Sport Complex, New Delhi, India, Senin (19/5). Tim Thomas Indonesia berhasil menaklukkan Singapura 5-0. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Thomas Indonesia membidik tiga kemenangan atas Tim Thomas Thailand dalam penyisihan grup C turnamen kualifikasi Piala Thomas yang digelar di Hyderabad, India, Selasa ini.

    "Saya melihat peluang Indonesia pada sektor ganda dua poin dan satu poin dari sektor tunggal," kata Manajer Tim Thomas-Uber Indonesia Rexy Mainaky di India, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam situs resminya, Selasa.

    Rexy tidak menyebut pemain-pemain Indonesia yang bertugas memetik kemenangan atas Thailand pada pertandingan yang akan berlangsung pukul 16.30 waktu setempat.

    Namun Thailand diperkirakan tetap menurunkan atlet terbaiknya, seperti Boonsak Ponsana, Tanongsak Saensomboonsok, Bodin Issara, dan Nipitphon Puangpuapech.

    Pada laga pertama Tim Thomas grup C, Thailand kalah dari Tim Thomas Taiwan 1-4. Satu-satunya kemenangan Thailand didapat dari pasangan Puavaranukroh Dechapol/Keddren Kittinupong, yang menaklukkan Hung Ling Chen/Chi Lin Wang.

    Sementara itu, tim Thomas Indonesia mengevaluasi penampilan mereka setelah melibas tim Thomas Maladewa 5-0.

    "Kendala di lapangan adalah pergerakan angin yang cukup kencang. Pemain berpengalaman, seperti Tommy, Hendra/Ahsan, dan Angga/Ricky cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dibanding Ihsan dan Anthony," kata Rexy.

    Namun Rexy meminta para pemain untuk tidak menyalahkan angin di lapangan jika mereka tidak meraih kemenangan atas lawan.

    "Mereka harus punya cara untuk menyiasati kondisi angin. Mereka harus bermain dengan benar, baik saat menang angin maupun kalah angin," tutur Rexy.



    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.