Listrik Asian Games di Palembang Akan Disuplai dari PLTS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri ESDM Sudirman Said (kiri) dan Direktur PT. Len Industri (Persero) Ahraham Mose di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Kupang, NTT, 27 Desember 2015. ANTARA/Kornelis Kaha

    Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri ESDM Sudirman Said (kiri) dan Direktur PT. Len Industri (Persero) Ahraham Mose di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Kupang, NTT, 27 Desember 2015. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dibangun di Jakabaring, Palembang, untuk memenuhi kebutuhan listrik pada pelaksanaan Asian Games 2018, kata Asisten Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Ruslan Bahri.

    "Pembangunannya sendiri sekarang sedang dalam proses yang ditargetkan rampung sebelum pesta olahraga internasional mendatang," ujarnya di Palembang, Selasa.

    Ia mengatakan pembangunan pembangkit listrik tersebut bekerja sama dengan Jepang.

    Kapasitas listrik yang bisa dihasilkan pembangkit itu direncanakan sebesar 10 megawatt, sedangkan pembangunan dilakukan secara bertahap.

    "Yang jelas pembangkit listrik itu diperuntukkan kebutuhan Asian Games, khususnya kawasan Jakabaring, Palembang," katanya.

    Menurut dia, pembangkit listrik cukup penting, apalagi tenaga surya ramah lingkungan.

    Karena itu, pihaknya terus mengoptimalkan pembangunan tersebut supaya rampung sesuai rencana.

    Selain itu, kata dia, pembangunan dilakukan untuk menambah daya listrik yang ada karena kawasan olahraga Jakabaring memerlukan penerangan maksimal.

    Hal itu, dia berujar, karena pertandingan cabang olahraga diperkirakan dilangsungkan hingga malam hari sehingga membutuhkan penerangan.

    Sumatera Selatan dan DKI Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games. Di Palembang, pertandingan dipusatkan di Jakabaring.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.