Federasi Binaraga Gelar Kontes Pamer Otot di Bali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta menunjukkan otot-ototnya saat berkompetisi dalam kontes binaraga Arnold Classic Europe di Madrid, Spanyol, 25 September 2015. REUTERS/Susana Vera

    Sejumlah peserta menunjukkan otot-ototnya saat berkompetisi dalam kontes binaraga Arnold Classic Europe di Madrid, Spanyol, 25 September 2015. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, Denpasar--Juara dunia binaraga asal Bali, Komang Arnawa, menggagas even kompetisi pamer otot berskala internasional. Komang menggagas kejuaraan itu dalam kapasitiasnya sebagai Direktur IFBB (International Federation of Bodybuilding) cabang Indonesia yang baru berasosiasi dengan International IFBB Dunia.

    “Ini merupakan peluang bagi pria dan wanita untuk memamerkan fisik mereka. Bisa menjadi panutan yang menginspirasi orang lain untuk mewujudkan gaya hidup yang lebih positif dan  sehat,” ujarnya, Kamis, 25 Februari 2016.

    Bekerja sama dengan Bodiku Management, Komang akan menyelenggarakan serangkaian kontes bina raga body shaping selama  2016 diawali pada 10 April di Seminyak. Kontes yang bernama Bodiku Fitness Events ini sebagai wadah bagi komunitas fitness Indonesia untuk bersaing dengan pria dan wanita dari negara lain mencapai kualifikasi sebagai wakil Indonesia di ajang internasional.

    Menurut Komang kontes tersebut bersifat terbuka bagi semua warga negara. Sebab, kata dia, Bodiku Fitness Events sudah menjadi wadah resmi untuk mencetak juara binaraga Indonesia generasi berikutnya, sekaligus menjadi pendorong konsep hidup sehat di masyarakat.

    Dengan mengangkat tagline Hidup Seimbang / Life in Balance, Komang berharap pertunjukan bodiku ini akan bisa menggerakkan kesadaran dan pengetahuan mengenai fitness secara nasional.

    Untuk menginspirasikan pria dan wanita  naik ke panggung, bodiku akan menekankan kontes pada kondisi fisik (achievable physiques) yang bisa dicapai di semua jenjang.

    Pendekatan ini, kata dia, lebih mengena untuk binaraga body shaping pada 1970-an ketika penampilan peserta mewakili gaya hidup sehat dan aktif. Kebijakan anti-drug selalu diterapkan dalam setiap event bodiku. Untuk memastikan bahwa para peserta bisa tampil percaya diri, bodiku memberikan dukungan melalui seminar gratis yang membahas persiapan untuk kontes, tampil di panggung dan kriteria penilaian.

    Pada kontes tersebut penonton bisa berkonsultasi gratis dengan para sponsor acara yang memiliki pelatihan dan merupakan spesialis nutrisi untuk mendapatkan berbagai informasi seputar kesehatan dan tubuh yang prima.

    ROFIQI HASAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.