Pemerintah Diminta Tegas Soal Pencabutan Pembekuan PSSI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pengurus PSSI dan klub sepak bola mendobrak pintu lokasi Kongres PSSI di Pekanbaru (26/3). ANTARA/FB Anggoro

    Puluhan pengurus PSSI dan klub sepak bola mendobrak pintu lokasi Kongres PSSI di Pekanbaru (26/3). ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan mengatakan pemerintah harus menyatakan dengan tegas ihwal keputusan pencabutan pembekuan PSSI.

    "Kalau dicabut bilang cabut, kalau tidak bilang tidak," kata Hica dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Sabtu, 27 Februari 2016.

    Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyerahkan kajian pencabutan pembekuan kepada Presiden pada Jumat, 26 Februari 2016. Rencananya, Presiden menyampaikan arahannya pada Senin, 29 Februari 2016. Setelah arahan keluar, Menpora Imam Nahrawi akan memutuskan apakah PSSI tetap dibekukan atau tidak.

    Hinca, yang juga politikus Partai Demokrat, ini mengatakan pihaknya akan menunggu arahan Presiden dan keputusan Menpora. PSSI menyatakan terbuka untuk bertemu langsung dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pembekuan PSSI.

    Mantan Menpora, Roy Suryo, juga mengatakan pemerintah harus tegas. "Jika tidak berniat mencabut, katakan dengan jelas. Jangan PHP (memberikan harapan palsu)," katanya.  mantan anggota DPR dari Demokrat ini.

    Roy, yang mantan anggota DPR dari Demokrat, menilai, pemerintah seharusnya mengkaji terlebih dulu mengenai rencana pencabutan pembekuan PSSI. Kajian sebaiknya dilakukan secara internal dan jangan dipublikasikan kepada publik sebelum pasti. "Jangan off-side lagi," katanya.

    Roy mengatakan kunci kisruh PSSI berada di tangan Presiden atau Wakil Presiden. Ia menilai ada perintah yang salah dari Presiden. "Ini ada perintah yang salah dari atasannya Menpora," tuturnya.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.