Indonesia Didaulat Jadi Tuan Rumah Paragames Asia 2018

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet disabilitas Filipina, Avellana Andy, mengambil kesempatan lompatan kedua pada final Lompat Jauh F44 Putra ASEAN Paragames (APG) VI di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah (17/12). TEMPO/Andry Prasetyo

    Atlet disabilitas Filipina, Avellana Andy, mengambil kesempatan lompatan kedua pada final Lompat Jauh F44 Putra ASEAN Paragames (APG) VI di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah (17/12). TEMPO/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Paragames 2018 setelah dilakukan penandatangan Host City Contract (HCC) antara pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemenpora dengan Asian Paralympic Committe (APC) di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin.

    Penandatangan HCC itu dilakukan oleh Sesmenpora Alfitra Salamm dengan Presiden APC Majid Rashed. Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Faisal Abdullah serta dari pengurus APC.

    "Kami datang ke sini karena kami cinta Indonesia. Untuk masalah Asian Paragames semuanya sudah tertuang pada nota kerjasama yang baru saja kami tandatangani," kata Presiden APC Majid Rashed seusai penandatangan kerjasama.

    Menurut dia, dalam nota kerjasama ini juga dicantum beberapa hak dan kewajiban termasuk arahan-arahan yang harus dilakukan oleh Indonesia selaku tuan rumah kejuaraan satu paket dengan pelaksanaan Asian Games 2018 yang juga akan digelar di Indonesia.

    Ada beberapa hal yang harus dipenuhi baik yang secara langsung berkaitan dengan APC maupun tidak. Untuk secara langsung terkait penyelenggara termasuk masalah kualifikasi. Sedangkan yang tidak langsung misalnya Imigrasi hingga keamanan. Semuanya akan ada petunjukan pelaksanaannya.

    "Saya berterima kasih atas penandatanganan HCC yang menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah. Targetnya hanya satu yaitu memberikan kesempatan kepada atlet paralimpic Asia untuk berkompetisi dan berpretasi," kata pria asal Uni Emirat Arab itu.

    Setelah penandatanganan HCC, langsung dilakukan koordinasi dengan pihak terkait mulai Kementerian Luar Negeri, Imigrasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Perhubungan, Kemeninfo, Kepolisian, KONI/KOI hingga Satlak Prima.

    Sementara itu Deputi Bidang Pembudayaan Kemenpora, Faisal Abdullah mengatakan sesuai dengan rencana Asian Paragames 2018 akan dipusatkan di Jakarta. Hanya saja, pihak panitia lokal tetap menyiapkan lokasi alternatif yaitu Palembang dan Bandung.

    "Untuk lokasi pertandingan akan menggunakan bekas Asian Games 2018. Namun semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Yang jelas, semua persiapan mulai kami lakukan," katanya.

    Menurut dia, Asian Paragames 2018 akan diikuti 45 negara dengan 17 cabang olahraga yang dipertandingkan. Adapun waktu pelaksanaannya antara 8-18 Oktober 2018. Sebelum pertandingan resmi akan dilakukan pertandingan kualifikasi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?