Solo Jadi Calon Tuan Rumah Playoff Piala Davis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Piala Davis Indonesia,  Aditya Harry Sasongko (kedua kiri), David Agung Susanto (ketiga kiri), Sunu Wahyu Trijati (keempat kiri), Christopher B. Rungkat (ketiga kanan) dan Pelatih Roy Therik (kiri) mengikuti upacara pembukaan pertandingan babak pertama kualifikasi Piala Davis melawan Iran di lapangan utama Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring, Palembang, 6 Maret 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Tim Piala Davis Indonesia, Aditya Harry Sasongko (kedua kiri), David Agung Susanto (ketiga kiri), Sunu Wahyu Trijati (keempat kiri), Christopher B. Rungkat (ketiga kanan) dan Pelatih Roy Therik (kiri) mengikuti upacara pembukaan pertandingan babak pertama kualifikasi Piala Davis melawan Iran di lapangan utama Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring, Palembang, 6 Maret 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Secercah harapan muncul bagi tim Piala Davis Indonesia agar bisa tetap bertahan di Grup II Zona Asia/Oseania. Christopher Rungkat dan kawan-kawan akan menjadi tuan rumah dan menjamu Sri Lanka dalam babak relegation playoff, 15-17 Juli 2016. Indonesia harus bermain di babak playoff setelah dikalahkan Vietnam 2-3 pada babak I Grup II, 4-6 Maret, di Solo.

    Penunjukan ini merupakan hasil undian yang dilakukan International Tennis Federation (ITF), selaku pemilik event, lantaran kedua negara belum pernah bertemu dalam perebutan supremasi tenis beregu putra dunia itu. Sebagai tuan rumah, sesuai dengan aturan Piala Davis, Indonesia memiliki waktu hingga sepuluh hari untuk menentukan arena pertandingan yang sangat menentukan nasib tim Merah Putih itu.
              
    “Solo sangat layak kembali menggelar laga Piala Davis,” tutur Wibowo Suseno Wirjawan, Ketua Umum PP Pelti.

    “Lapangan dan sarana pendukung Stadion Tenis Gelora Manahan sudah direnovasi. Penonton Solo sangat antusias dan, yang penting pula, Wali Kota Solo Pak Rudi (FX Hadi Rudyatmo) sangat bersemangat mendukung kegiatan ini. Kepastian tempat pertandingan akan segera kami putuskan dalam rapat pengurus,” ucap pria yang akrab disapa Maman itu.
                      
    Babak relegation playoff akan menjadi partai hidup-mati bagi tim Piala Davis Merah Putih. Kekalahan dalam laga tersebut akan melengserkan tim besutan Roy Therik itu ke jurang degradasi, Grup III Asia/Oseania. Dua tahun silam, Indonesia terhindar dari degradasi setelah menumbangkan Hong Kong 3-1 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
              
    Calon lawan Christopher Rungkat dkk, Sri Lanka, juga menderita kekalahan dari tuan rumah Thailand 2-3. Namun, sebagai tim tamu, Sharmal Dissanayake, yang hanya menempati peringkat tunggal ke-1.774 dunia dan petenis senior tanpa peringkat dunia, Harshana Godamanna, mampu mencuri angka dari tunggal utama Thailand, Puriwat Chatpatcharoen, yang menempati posisi ke-727 dunia.
              
    “Peluang Indonesia bertahan di Grup II tetap terbuka. Namun perlawanan yang diperlihatkan tim Sri Lanka saat menghadapi tuan rumah Thailand patut diwaspadai,” tutur Christopher.

    PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.