Kemenpora Gandeng Ceko untuk Kembangkan Olahraga Tanah Air

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama Pesepakbola Evan Dimas tiba untuk menggelar jumpa pers terkait rencana keberangkatan Evan Dimas ke Spanyol di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, 2 Februari 2016. Evan Dimas akan berlatih di Spanyol selama empat bulan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama Pesepakbola Evan Dimas tiba untuk menggelar jumpa pers terkait rencana keberangkatan Evan Dimas ke Spanyol di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, 2 Februari 2016. Evan Dimas akan berlatih di Spanyol selama empat bulan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki kerja sama bidang olahraga dengan Republik Ceko.

    "Hubungan harmonis antara Ceko dengan Indonesia sudah terjalin sejak masa Presiden Soekarno, sehingga hubungan kedua negara perlu terus dipupuk dengan kerja sama yang baik," ujar Menpora ketika menerima Duta Besar RI untuk Republik Ceko Aulia Rahman di Jakarta, Selasa.

    Menpora mengemukakan kedatangan Dubes ini dilakukan terkait tindak lanjut kerja sama keolahragaan antara Indonesia dengan Ceko.

    Dalam pertemuan itu, Aulia Rahman menjelaskan Indonesia memiliki peluang mengembangkan hubungan keolahragaan dengan negara yang cukup diperhitungkan di kawasan Eropa dan Rusia ini, karena para pemain sepak bola populer Ceko pernah memberikan pelatihan di klub Arema dan Madura United.

    Selain sepak bola, potensi kerja sama juga terlihat pada cabang olahraga bola voli, yang merupakan salah satu olahraga yang digemari masyarakat negara di Eropa Tengah ini.

    Pria yang juga merupakan mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu mengatakan Indonesia juga dapat mengembangkan kerja sama kepemudaan di Ceko.

    Menurut Rahman, akan ada program "Youth Camp" dengan mengundang 150 pemuda dari seluruh dunia, yang rencananya dilaksanakan pada November 2016.

    "Tapi mereka akan menggunakan biaya sendiri dalam kegiatan itu. Ini perlu disinergikan dengan Kemenpora," tambahnya.

    Terkait dengan rencana pengembangan hubungan baik tersebut, Aulia Rahman menilai Menpora perlu melakukan kunjungan ke Ceko untuk bertemu Menteri Pemuda dan Menteri Olahraga Ceko.

    Sebelumnya, hubungan baik antarnegara itu juga dibuktikan dengan hadirnya Menteri Luar Negeri Republik Ceko Lubomir Zaoralek di Istana Merdeka pada akhir Februari, untuk menandatangani perjanjian pembentukan Forum Konsultasi Bilateral dan perjanjian bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas RI-Ceko.

    Selain itu, kedua negara juga sempat membahas kerja sama bidang perdagangan, pendidikan, pariwisata dan pertahanan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.