Rusia Berharap Sharapova Masih Bisa Diturunkan di Olimpiade

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Rusia, Maria Sharapova melambaikan tangan saat meninggalkan arena setelah gagal melaju ke semifinal turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 26 Januari 2016. Sharapova tumbang dengan skor 6-4, 6-1 melawan petenis unggulan, Serena Williams. AP Photo/Aaron Favila

    Petenis Rusia, Maria Sharapova melambaikan tangan saat meninggalkan arena setelah gagal melaju ke semifinal turnamen tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 26 Januari 2016. Sharapova tumbang dengan skor 6-4, 6-1 melawan petenis unggulan, Serena Williams. AP Photo/Aaron Favila

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Federasi Tenis Rusia Shamil Tarpishchev mengharapkan Maria Sharapova akan mewakili negaranya pada Olimpiade tahun ini di Brazil, meskipun dia diskors sementara setelah hasil tes positif zat terlarang.

    Petenis berusia 28 tahun yang lima kali menjadi juara Grand Slam itu mengatakan pada Senin bahwa dia gagal dalam tes doping di Australia Terbuka pada Januari lalu karena mengandung unsur meldonium, yang dia konsumsi karena masalah kesehatan.

    "Saya pikir ini sebuah omong kosong," kata Tarpishchev, dalam wawancara dengan kantor berita TASS.

    "Atlet menggunakan apa yang diberikan oleh fisioterapis dan oleh dokter. Saya pikir Sharapova akan bermain di Olimpiade, tapi bagaimanapun, kami akan perlu melihat perkembangannya," katanya seperti dilansir Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.