Tontowi/Liliyana Tersingkir di Perempat Final All England

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis Tontowi Ahmad (kiri)/Liliyana Nasir (kanan) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya Rafiddias Nugroho/Vita Marissa dalam pertandingan ganda campuran Yonex Sunrise Indonesian masters 2015 di Gedung Cakrawala, Malang, Jawa Timur, 4 Desember 2015. ANTARA FOTO

    Pebulu tangkis Tontowi Ahmad (kiri)/Liliyana Nasir (kanan) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya Rafiddias Nugroho/Vita Marissa dalam pertandingan ganda campuran Yonex Sunrise Indonesian masters 2015 di Gedung Cakrawala, Malang, Jawa Timur, 4 Desember 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, tersingkir pada babak perempat final turnamen All England 2016, yang berlangsung di Birmingham, Inggris, Jumat malam waktu setempat. Keduanya kalah oleh ganda tuan rumah, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, dalam pertandingan selama 40 menit dengan skor 18-21, 16-21.

    Kekalahan itu merupakan kekalahan keempat Tontowi/Liliyana dari Chris/Gabrielle dalam 11 catatan pertemuan kedua pasangan. Ganda Indonesia tersebut masih mendominasi pertemuan dengan tujuh kemenangan. Namun Tontowi/Liliyana, yang merupakan pasangan unggulan dua dalam turnamen superseries premier itu, gagal mengejar target sebagai juara sebagaimana ditetapkan pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

    Manajer tim Indonesia dalam All England 2016, Ricky Soebagdja, pada Rabu, 2 Maret 2016, telah menargetkan Tontowi/Liliyana sebagai pasangan yang meraih gelar pada nomor ganda campuran.

    Indonesia hanya menyisakan satu wakil, yaitu pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto, yang akan bertanding melawan Liu Cheng/Bao Yixin.

    Tontowi/Liliyana menambah daftar wakil Indonesia yang tumbang pada All England 2016 menjadi 16 wakil, yang tersebar pada nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.

    Pada nomor tunggal putra, Anthony Ginting dan Ihsan Maulana telah tersingkir pada babak kualifikasi. Lalu, Jonatan Christie pada pertandingan pertama babak utama dan Tommy Sugiarto pada pertandingan kedua babak utama.

    Linda Wenifanetri dan Maria Febe Kusumastuti kalah pada pertandingan babak kedua nomor tunggal putri.

    Pada ganda putra, empat pasangan tersingkir sebelum masuk babak perempat final, yaitu Berry Angriawan/Rian Agung Saputro, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, serta pasangan unggulan kedua, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

    Tiga pasangan ganda putri juga tumbang sebelum masuk babak perempat final. Mereka adalah Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari pada putaran pertama. Kemudian Anggia Shitta Awanda/Mahadewi Istirani Ni Ketut dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, yang terlibas pada babak kedua oleh pasangan-pasangan unggulan asal Denmark dan Korea.

    Owi/Butet menjadi pasangan ganda campuran ketiga yang tersingkir dalam turnamen berhadiah total US$ 550 ribu itu. Sebelumnya, pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja telah terdepak di babak sebelumnya.

    PBSI mengaku hasil turnamen All England 2016 tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan. "Hasil ini harus kami terima dan wakil yang tersisa harus tetap fokus mencapai target yang diharapkan. Kami menerima kegagalan dan bertanggung jawab atas hasil ini," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky di Birmingham, Inggris, pada Jumat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.