Bersepeda Menjadi Atraksi Wisata Baru di Lombok dan Sumbawa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Mataram - Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menggelar MTB Jelajah Rimba Pesona Lombok Sumbawa 2016 sejauh 30 kilometer pada 19 Maret 2016.

    Ada 450 peserta dari 75 komunitas sepeda berbagai daerah se-Provinsi NTB, Bali, dan Jakarta yang telah mendaftar. "Saya senang kegiatan ini akan menjadi meriah (karena) diikuti peserta (dari) luar daerah," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal pada Minggu, 13 Maret 2016.

    Kepala Dinas Kehutanan Provinsi NTB Andi Pramaria menjelaskan, persiapan acara bersepeda itu hampir rampung. Peserta akan melintasi jalur penuh tanjakan dan turunan dari Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa Sesaot ke Desa Batu Mekar, Lombok Barat.

    Sebelumnya, pengendara sepeda dari kota-kota besar di Jawa mengikuti Lombok Audax sejauh 430 kilometer keliling Lombok. Kemudian, ada Tour de Tambora Rinjani melintasi jalan raya sejauh 557 kilometer dari Kota Bima ke Mataram pada akhir Desember 2015.

    MTB Jelajah Rimba Pesona Lombok Sumbawa 2016 digagas Dinas Kehutanan NTB bersama PT Newmont Nusa Tenggara untuk memperingati Hari Rimbawan 2016.

    Menurut Faozal, antusiasme yang ditunjukkan peserta harus menjadi momentum agar wisata sepeda di NTB bisa terus dipromosikan dan dikembangkan. Tidak hanya itu, Lombok bisa menjadi pilihan destinasi sport tourism.

    Ia berharap, kegiatan MTB Jelajah Rimba bisa terus berkembang dan dikenal baik di tingkat nasional, bahkan internasional. Hal ini dilakukan agar masyarakat mengetahui NTB memiliki banyak destinasi sport tourism. Kegiatan ini melibatkan penyuka bersepeda, seperti Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi dan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid.

    Faozal mengatakan kegiatan-kegiatan serupa perlu terus dilakukan, mengingat banyak komunitas sepeda MTB yang eksis di NTB mempromosikan sport tourism. Komunitas-komunitas semacam ini bisa berperan besar mempromosikan wisata bersepeda di NTB.

    Ia menuturkan, tambahan lomba foto dalam MTB Jelajah Rimba akan menjadi media efektif untuk mempromosikan sport tourism melalui media sosial. Kalau semua peserta mengunggah dokumentasi kegiatan ini ke media sosial, akan membantu promosi pariwisata NTB secara kreatif dan luas.

    SUPRIYANTHO KHAFID



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.