Lewatkan Tiga Turnamen, Federer Kembali Main di Miami Open  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Swiss, Roger Federer usai mengalahkan Grigor Dimitrov dengan 6-4 3-6 6-1 6-4  pada pertandingan Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 22 Januari 2016. AP/Aaron Favila

    Petenis asal Swiss, Roger Federer usai mengalahkan Grigor Dimitrov dengan 6-4 3-6 6-1 6-4 pada pertandingan Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 22 Januari 2016. AP/Aaron Favila

    TEMPO.COJakarta - Petenis nomor tiga dunia, Roger Federer, mengatakan melalui Twitter, Kamis, 17 Maret 2016, bahwa ia akan kembali beraksi setelah operasi lutut di Miami Terbuka pekan depan. Hal ini lebih cepat daripada yang diperkirakan. 

    Federer menggunakan serangkaian emoji, yang menunjukkan terbang dari Eropa ke Amerika Serikat, diikuti simbol-simbol jeruk, matahari, pohon palem, lumba-lumba, acungan jempol, dan akhirnya dihubungkan dengan akun Twitter Miami Terbuka. 

    Petenis 17 kali juara Grand Slam, yang belum pernah main sejak Australia Terbuka pada Januari itu, mengatakan tiga pekan lalu melalui Facebook bahwa ia berencana menunda kembalinya ke lapangan hingga turnamen Monte Carlo Masters pada April. Miami Terbuka akan digelar pada 23 Maret-3 April 2016. 

    Federer menjalani operasi arthroscopic lutut di Swiss bulan lalu untuk memperbaiki meniscus yang sobek, yang ia derita setelah kalah pada semifinal Australia Terbuka. Ia mundur dari Turnamen Tenis Dunia ABN AMRO di Rotterdam, Kejuaraan Tenis Dubai Duty Free, dan BNP Paribas Open di Indian Wells, California.

    Maestro asal Swiss itu jarang absen dari turnamen karena alasan kesehatan sepanjang 18 tahun karier profesionalnya. Pada 2005 Federer absen enam pekan selama pemulihan dari cedera kaki dan sepanjang 2008 ia terus-menerus terkendala oleh mononucleosis dan masalah punggung, demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.