Ajang Internasional, Atletik Seleksi Lewat Kejurnas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Niafatul Aini (kiri) dan pelari DKI Jakarta Dedeh Herawati beradu cepat di final Lari 4x100 Meter Estafet Putri, Kejurnas Atletik, di Stadion Rawamangun, Jakarta, 22 Agustus 2014. ANTARA/Ismar Patrizki

    Niafatul Aini (kiri) dan pelari DKI Jakarta Dedeh Herawati beradu cepat di final Lari 4x100 Meter Estafet Putri, Kejurnas Atletik, di Stadion Rawamangun, Jakarta, 22 Agustus 2014. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kembali mengadakan Kejuaraan Nasional Atletik Junior dan Remaja di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, 23-26 Maret 2016.

    Sekretaris Jenderal PB PASi Tigor Tanjung mengatakan, kejuaraan kali ini akan menjadi ajang persaingan antara atlet daerah dan pemusatan latihan nasional untuk mendapatkan kesempatan berkompetisi di luar negeri. “Kompetisi ini bakal seru,” kata dia di situs resmi PB PASI. 

    Pengurus Besar PASI berencana mengirim atlet remaja ke Kejuaraan Atletik Remaja Asia Tenggara ke-11 di Chanthaburi, Thailand, 23-24 April 2016. Mereka juga berencana mengirim atlet untuk berlomba dalam kejuaraan atletik Yunior Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 2-6 Juni 2016.

    Adapun Kejuaraan Nasional Atletik Junior dan Remaja 2016 ini diikuti 740 atlet dari 32 provinsi. Mereka terdiri dari 406 atlet putra dan 334 atlet putri. Dua Provinsi yang tidak ikut serta adalah Sulawesi Barat dan Nusa Tenggara Timur.  

    Menurut Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Nasional 2016, Dwi Prijono,  kontingen terbesar datang dari Jawa Barat. Mereka mengirim 67 atletnya. Kontingen Jawa Tengah dan Jawa Timur mengirim 62 atlet, sementara DKI Jakarta 60. “Keempat provinsi itu, bersama Sumatera Barat, memang menjadi langganan dalam persaingan meraih posisi terbaik di Kejurnas,” ujarnya.

    PB PASI | GADI MAKITAN     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?