Pensiun, Chris John Serius Jaring Bibit Petinju

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Chris John (kiri) dan Daud

    Petinju Chris John (kiri) dan Daud "Cino" Yordan. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai gantung sarung tinju, mantan juara dunia asal Indonesia, Chris John, kini mulai serius bergerak mengembangkan bibit-bibit tinju Indonesia. Dia melakukannya dengan membentuk PT Chris John Indonesia bersama rekannya, Longines Roger.

    Chris John dan Longines Roger datang ke kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Senin, 21 Maret 2016, untuk meminta saran soal rencana mereka menjaring dan mengembangkan bibit-bibit tinju tersebut.

    “Sekarang kita masih punya Daud Yordan. Tapi setelah Daud, kita enggak tahu siapa lagi,” kata Chris John. “Kalau kita membiarkan kondisi pertinjuan profesional seperti ini, saya yakin akan kita akan vakum lama lagi. Kita harus mencari penggantinya.”

    Menurut Longines, ide pembentukan PT Chris John Indonesia muncul pada April 2016 lalu dan tahun ini mereka sudah mulai bergerak. “Kami mencari bibit-bibit baru petinju Indonesia,” ujarnya “Chris John akan turun langsung.”

    Longines menjelaskan, badan usaha yang mereka bentuk akan mengelola bakat-bakat yang sudah mereka temukan. “Akan ada arah menjadi promotor juga,” kata dia.

    Sedangkan Chris John belum mau terlalu banyak bicara soal rencana mereka ke depan. Dia mengatakan, ide-ide pencarian dan pembinaan bibit itu sekarang masih dalam penggodokan. “Nanti kalau sudah oke, kami pasti akan mengabari teman-teman semua,” ujarnya. “Makanya hari ini kami bertemu dengan perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendapatkan saran soal rencana kami.”

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.