Menpora Ajak Kampus di Australia Kembangkan Ilmu Olahraga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi (kiri) berbincang atlet gulat asal Rumania yang akan dinaturalisasi Nastrunicu Roxana Andrea setelah rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 24 Juni 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Menpora Imam Nahrawi (kiri) berbincang atlet gulat asal Rumania yang akan dinaturalisasi Nastrunicu Roxana Andrea setelah rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 24 Juni 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga menjajaki kerja sama dengan Victoria University, Australia, terkait dengan pengembangan sports science di Indonesia.

    Keseriusan Kementerian untuk menjalani kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Negeri Kanguru itu dibuktikan dengan kunjungan langsung Menteri Pemuda dan Olahranga Imam Nahrawi ke Victoria University, Melbourne, Australia, Senin, 21 Maret 2016. Ia diterima oleh Vice Chancellor & President Victoria University, Prof Peter Dawkins.

    Dalam pertemuan tersebut, berdasarkan keterangan pers yang diterima media di Jakarta, Menteri dan rombongan mendapat penjelasan dari Dekan College of Sport & Exercise Science Prof Hans Westerbeek terkait dengan perkembangan olahraga di negara maju serta penerapan sports science dalam metode kepelatihan.

    Imam Nahrawi bahkan langsung mengapresiasi pemaparan dari pihak Victoria University dan bertekad akan mengaplikasikan program yang ditawarkan di Indonesia.

    "Indonesia memiliki peluang yang besar untuk pengembangan olahraga melalui pelatihan dan penelitian. Sebuah prestasi pastinya memerlukan biaya yang besar. Namun dengan (penerapan) sport science, anggaran yang terbatas memungkinkan untuk meraih prestasi terbaik," kata Imam.

    Pihak Victoria University menyambut baik ajakan Menteri. Pada pertengahan April nanti, perwakilan dari Victoria University dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia untuk mengadakan road show ke lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Bandung.

    Menanggapi rencana kunjungan tersebut, pria yang akrab dipanggil Cak Imam mengharapkan agar ditandatangani Letter of Intent (LOI) sebagai awal untuk menyusun MOU dalam pengembangan keolahragaan di Indonesia, khususnya di bidang sport science.

    Selama di Victoria University, Imam Nahrawi diajak berkeliling Kompleks Sport Science Victoria University, seperti ke altitude room, chemical room, serta altitude hotel.

    Altitude room dan hotel merupakan sarana bagi atlet untuk beradaptasi dengan daerah yang memiliki kadar oksigen rendah, sehingga tidak perlu mengeluarkan anggaran besar untuk berlatih aklimatisasi ke negara dengan kadar oksigen rendah, seperti Bolivia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?