Rio Gugah Antusiasme Warga Padang Tonton Formula Satu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penyandang diabilitas dari kota Solo melakukan aksi dukungan di kawasan jalan Sudirman, Jakarta, 28 Februari 2016. Aksi tersebut merupakan wujud dukungan masyarakat kota Solo terhadap pembalap asal Indonesia, Rio Haryanto yang melaju ke ajang balap bergengsi F1 di Australia pada Maret mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah penyandang diabilitas dari kota Solo melakukan aksi dukungan di kawasan jalan Sudirman, Jakarta, 28 Februari 2016. Aksi tersebut merupakan wujud dukungan masyarakat kota Solo terhadap pembalap asal Indonesia, Rio Haryanto yang melaju ke ajang balap bergengsi F1 di Australia pada Maret mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Keikutsertaan pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto, di Formula 1 menggugah masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat, menonton ajang balap mobil bergengsi dunia tersebut.

    "Sebelumnya sama sekali tidak mengenal F-1 atau balapan lainnya namun semenjak Rio Haryanto ke ajang balap tersebut, saya ikut nonton," kata seorang warga Padang, Marifah Nur, di Padang, Rabu, 23 Maret 2016.

    Dia menyebutkan alasan mau menonton F-1 karena ada putra bangsa yang berjuang di sana, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri.

    Mengingat, tambahnya, sejauh ini baru Rio Haryanto yang sanggup menembus balapan paling mahal tersebut. Di samping tentunya secara pribadi wajah dan ketokohan Rio, yang menurut dia, cukup mempesona.

    "Jujur saya baru tahu ternyata pembalap F-1 banyak yang tampan," ujar seorang mahasiswi di universitas terkemuka tersebut.

    Dia mengaku awalnya ingin menonton F-1 hanya untuk melihat Rio, tapi setelah mengikuti beberapa lap menjadi tertarik dan akhirnya mengikuti jalannya lomba hingga akhir, meski Rio Haryanto telah terhenti di lap 17.

    "Sekarang jagoan saya bukan hanya Rio Haryanto tapi Max Verstappen juga," ujarnya.

    Warga lain, Deddy, 49 tahun, juga mengaku lebih memperhatikan ajang balap motor MotoGP dibanding F-1. Namun setelah Rio Haryanto masuk dia menyempatkan diri menonton balap mobil tersebut.

    "F-1 saat ini membosankan, namun kali ini berwarna karena ada pembalap Indonesia, meski tidak menang namun saya cukup bangga kehadirannya di lomba jet darat tersebut," katanya.

    Ke depan, dia berharap Rio mampu meraih nilai dan mendapat peringkat yang lebih baik dalam balapan.

    Senada dengan itu salah satu pemilik warung yang biasa mengadakan nonton bareng Mak Enggak, 58 tahun, mengatakan banyak warga yang menonton saat lomba balap mobil F-1. Menurut dia, hal tersebut tidak biasa karena sebelumnya nonton bareng terjadi jika ada pertandingan sepak bola dan bulu tangkis.

    Dia menyebutkan kebanyakan alasan warga menonton F-1 karena mau melihat pembalap Indonesia.

    Sementara itu di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nachrawi mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia mendukung penuh kiprah para atlet Indonesia di ajang dunia. Sebab, menurut dia, hal tersebut dapat menjadi salah satu kebanggaan negara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?