Kemenpar Siapkan Rp 6 M untuk Rio, Menpora: Ya Ampun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama dengan pembala Manor Racing Team Rio Haryanto. twitter.com

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama dengan pembala Manor Racing Team Rio Haryanto. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melakukan perhitungan dan juga mempertimbangkan berbagai hal, Kementerian Pariwisata akhirnya memutuskan untuk memberikan dukungan terhadap pembalap Indonesia Rio Haryanto yang tampil di ajang Formula 1. Tetapi, jumlah dananya hanya Rp 5-6 miliar.

    "Kami menyiapkan dana sekitar Rp 5-6 miliar. Tetapi bagaimana penggunaannya, kami masih melakukan analisis," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, melalui pesannya via Whatsapp, Rabu, 23 Maret 2016.

    Pitana mengatakan dana itu misalnya akan dimanfaatkan untuk mendukung Rio di pasar-pasar utama pariwisata, seperti Malaysia atau Jepang. "Jadi kami tidak bisa mendukung pada setiap sesi race," ujarnya.

    Ia menuturkan ada tiga pertimbangan yang menjadi dasar pengambilan keputusan itu. Pertama, dari segi nasionalisme. "Kami sangat bangga dengan anak bangsa yang berprestasi. Apakah Praveen Jordan/Debby Susanto yang menjadi juara All England, Chris John yang menjadi juara tinju," dia mencontohkan.

    Pertimbangan berikutnya, dari segi tugas dan fungsi kementerian. Menurut dia, tugas pembinaan olahraga di tangan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Selain itu, dana yang dialokasikan ke Kementerian Pariwisata sudah teralokasikan untuk berbagai kegiatan yang tercantum dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

    "Jadi agak sulit bagi kami untuk melakukan perubahan. Apalagi dalam jumlah besar. Perlu proses panjang untuk revisi DIPA," Pitana menuturkan.

    Terakhir, ia menambahkan, dari segi efektifitas. Tugas yang diemban Kemenpar khususnya di Deputi Pemasaran Mancanegara adlaah untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Maka, kata dia, harus menghitung, menganalisis, kegiatan-kegiatan apa yang efektif untuk promosi. "Apakah melalui event di dalam negeri seperti MotoGP atau Jakarta Marathon, ataukah mengikuti pameran/bursa pariwisata di Luar Negeri, ataukah promosi melalui TV, cetak, online.

    Terkait tiga pertimbangan itu, Pitana sudah menyampaikan kepada tim manajemen Rio. "Terkait hal ini, kami sudah sempat bertemu dengan pihak Rio, serta membahas peluang dari Kemenpar," kata dia.

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengaku belum menerima laporan bahwa Kemenpar telah menyiapkan dana Rp 5-6 miliar untuk mendukung Rio. Ia kaget ketika awak media mengkonfirmasi mengenai hal itu.

    "Ya ampun kecil sekali, paling tidak Rp 50 miliar. Benar segitu? Belum ada kabar ke saya," ujar Menteri Imam, sembari tersenyum, saat ditemui di kantornya, Rabu, 23 Maret 2016.

    Kepala Komunikasi Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, mengatakan Kemenpar sejak awal memang sudah menyampaikan jika mereka tidak bisa mengucurkan dana yang signifikan jumlahnya yang diusulkan yaitu Rp 105 miliar. "Skemanya nanti seperti apa, itu nanti Kemenpar akan langsung berurusan dengan Bu Indah Pennywati (ibu Rio)," kata Gatot.

    Rio masih membutuhkan dana tambahan untuk menutup kekurangan uang setoran kepada timnya Manor Racing, meski sudah tampil perdana di Grand Prix Australia, pada 20 Maret 2016. Dari total uang senilai 15 juta euro, tim manajemen pembalap berusia 23 tahun itu baru menyetorkan sepertiganya.

    Sponsor utama yang menyokong Rio di F1 adalah Pertamina. Badan Usaha Milik Negara itu menggelontorkan dana sebesar 5 juta euro untuk mendukung pembalap asal Solo tersebut selama satu musim 2016.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.