Beralasan Pusing, Nadal Mundur dari Miami Terbuka 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Spanyol, Rafael Nadal menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran dirinya dalam turnamen tenis Miami Terbuka di Crandon Park Tennis Center, AS, 26 Maret 2016. REUTERS

    Petenis Spanyol, Rafael Nadal menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran dirinya dalam turnamen tenis Miami Terbuka di Crandon Park Tennis Center, AS, 26 Maret 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Miami - Petenis Spanyol, Rafael Nadal, mengundurkan diri dari turnamen Miami Terbuka 2016. Unggulan kelima itu menyatakan mundur saat berlangsung pertandingan melawan petenis asal Bosnia, Damir Dzumhur, di Crandon Park, Miami, Florina, Amerika Serikat, Sabtu, 26 Maret 2016, waktu setempat.

    Ejekan sporadis pun muncul ketika Nadal mengatakan alasannya mundur karena cuaca sangat lembap. Petenis yang mengoleksi 14 gelar Grand Slam itu mengaku kepalanya pusing karena cuaca tersebut. Ketika itu, skor 2-6, 6-4, dan 3-0 untuk keunggulan petenis Dzumhur.

    "Semuanya baik-baik saja hingga akhir set pertama," ujar Nadal. "Lalu saya mulai pusing, sangat tidak baik, dan semakin buruk. Saya ingin menyelesaikan pertandingan, tapi saya serius tidak bisa. Itu sulit, karena saya merasa saya bermain dengan baik. Saya berhenti karena saya khawatir pada kesehatan saya."

    Sebelum mengundurkan diri, dua kali Nadal memanggil pelatih. Yang terakhir, ia meminta diperiksa tekanan darahnya. Setelah itu, ia kembali bermain setelah beristirahat sejenak.

    Cuaca panas juga sempat mempengaruhi Dzumhur. Pada awal pertandingan, petenis peringkat ke-94 dunia itu juga sempat memanggil pelatihnya. Namun ia tetap berjuang, sehingga bisa mengalahkan Nadal.

    Nadal terakhir kali mengundurkan diri saat pertandingan pada enam tahun lalu. Ketika itu, ia sedang menghadapi Andy Murray pada perempat final Australia Terbuka.

    THE GUARDIAN | RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.