Proliga Bentrok Final Persib, Panitia: Penonton Tetap Ramai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Jakarta Elektrik PLN. Liu Mengya melepaskan ekspresi kemenangan setelah berhasil mengalahkan tim puteri Jakarta PGN Popsivo pada pertandingan final puteri Pertamina Proliga di Yogyakarta, 19 April 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

    Pemain Jakarta Elektrik PLN. Liu Mengya melepaskan ekspresi kemenangan setelah berhasil mengalahkan tim puteri Jakarta PGN Popsivo pada pertandingan final puteri Pertamina Proliga di Yogyakarta, 19 April 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

    TEMPO.CO, Jakarta - Putaran kedua pekan kedua kompetisi bola voli Proliga 2016 akan diadakan di Hall Basket Senayan, Jakarta, 1-3 April 2016. Hari terakhir putaran kedua seri Jakarta ini akan diselenggarakan bersamaan dengan pertandingan final sepak bola Piala Bhayangkara 2016, yang diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

    Persib Bandung sudah memastikan diri lolos ke final dan karena itu akan bertanding di Jakarta, Ahad nanti, 3 April 2016. Dengan hadirnya tim besar macam Persib di final Piala Bhayangkara itu, perhatian warga Jakarta kemungkinan akan tersedot ke laga itu. Kendati demikian, Direktur Proliga Hanny S. Surkatty tetap optimistis penonton Proliga akan membludak, seperti yang terjadi di Solo pada pekan lalu.  

    “Di Solo, selama tiga hari tiket terjual habis,” tutur Hanny. “Kami sampai harus memasang layar di luar untuk penonton yang tidak mendapatkan tiket.”

    Menurut Hanny, jumlah penonton di Jakarta bisa membludak seperti di Solo, mengingat persaingan antar tim sangat ketat. “Untuk tim-tim putra, mungkin di Palembang (pekan terakhir putaran kedua) nanti baru terlihat siapa yang akan menghuni final four,” kata dia.

    Hanny mengatakan, pihaknya akan menjual maksimal 2000 tiket per hari. Harga tiketnya adalah Rp 40 ribu. “Tidak ada pembedaan kelas penonton,” ujarnya.

    Adapun tim-tim yang berlaga dalam seri Jakarta kali ini adalah Jakarta PGN Popsivo, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Electric PLN, Gersik Petrokimia, dan Bekasi BVN. Sedangkan tim putra terdiri dari Surabaya Samator, Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Electric PLN, Bekasi BVN, dan Jakarta BNI Taplus. 

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.