Gagal ke Semifinal, Hendra/Ahsan Berfokus Hadapi Kejuaraan Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan (kanan) melakukan tos usai mencetak angka saat bertanding melawan pasangan ganda putra Jepang Hiroyuki Endo dan Kenichi Hayakawa dalam babak perempat final Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 5 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan (kanan) melakukan tos usai mencetak angka saat bertanding melawan pasangan ganda putra Jepang Hiroyuki Endo dan Kenichi Hayakawa dalam babak perempat final Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 5 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Singapura - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, yang menjadi unggulan kedua di Singapura Terbuka 2016, harus berhenti di babak perempat final. Hendra/Ahsan takluk oleh pasangan Cina, Li Junhui/Liu Yuchen, dua game langsung, 21-11 dan 21-11.

    "Ini memang tak sesuai dengan harapan. Selain itu, memang lawan tampil bagus," ujar Ahsan seusai pertandingan, seperti dilansir Badmintonindonesia.org, hari ini, 15 April 2016.

    Pasangan Indonesia peringkat kedua dunia itu tak berdaya menghadapi Li/Liu yang terus melancarkan serangan-serangan tajamnya. Apalagi pasangan Cina itu memiliki postur tubuh lebih tinggi.

    "Waktu kalah di game pertama, kami sudah berusaha mengganti strategi di game kedua. Tapi lawan sedang dalam peak performance mereka. Kami tidak bisa mengeluarkan permainan kami, jadi sepertinya mau apa saja salah,” ucap Ahsan.

    Hendra menuturkan Li/Liu memiliki serangan yang bagus. "Kami diserang duluan. Kami pun tidak bisa mengontrol permainan, seperti digerebek duluan," katanya.

    Setelah gagal menyabet gelar juara di Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka, Hendra/Ahsan akan berfokus pada turnamen selanjutnya, yaitu Kejuaraan Asia 2016, yang berlangsung akhir April mendatang. "Kekalahan ini pasti membuat kami kecewa, tapi kami mau lihat ke depan," ujar Ahsan. "Yang penting target kami di Olimpiade."

    BADMINTON INDONESIA | TOURNAMENT SOFTWARE | RINA WIDIASTUTI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.