Playoff NBA Wilayah Timur, Heat Ungguli Hornets 2-0

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dwyane Wade. AP/Wilfredo Lee

    Dwyane Wade. AP/Wilfredo Lee

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan efektivitas lemparan sekitar 55 persen pada dua pertandingan berturut-turut, Miami Heat mengalahkan Charlotte Hornets 115-103 pada Game 2 playoff babak pertama Wilayah Timur, Rabu waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

    Heat benar-benar memanfaatkan keunggulan tampil di kandang sendiri sehingga kini memimpin 2-0 pada seri playoff berformat best-of-seven ini menjelang Game 3 yang akan berlangsung di Charlotte Sabtu malam waktu setempat atau Minggu WIB.

    Hornets memangkas defisit 18 poin pada kuarter ketiga menjadi tujuh poin, namun Heat berubah defensif di mana Dwyane Wade yang memimpin Miami dengan 28 poin dan delapan assist, sukses pada dua lemparan kunci menjelang akhir kuarter ketiga.

    Hassan Whiteside mencetak 17 poin dari 8 lemparan non lemparan bebas termasuk lemparan tiga angka, sedangkan Luol Deng mempersembahkan 16 poin. Dua dari lima pemain Heat menciptakan double figure, sedangkan efektivitas tembakan mereka sendiri mencapai 57,9 persen.

    Whiteside juga mengkreasi 13 rebound dan dua blok, sedangkan Goran Dragic menyumbangkan 18 poin dan Josh Richardson 15 poin.

    Jika Heat sukses pada 9 dari 16 lemparan jarak jauhnya, sebaliknya Hornets hanya berhasil pada satu dari 16 lemparan jarak jauhnya.

    Kemba Walker menciptakan poin tertinggi dalam laga ini dengan 29 poin untuk memimpin Hornets, disusul Al Jefferson dengan 25 poin.

    Marvin Williams gagal pada seluruh dari 10 lemparannya sehingga tak mencetak satu pun poin.

    Heat, seperti pada Game 1, melakukan enam kali salah umpan pada kuarter pertama, namun efektivitas lemparannya mencapai 65 persen pada kuarter ini, demikian Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.