Pasca Kasus Plagiat, Logo Baru Olimpiade Tokyo Kini Siap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para atlet Olimpiade, Paralimpic pejabat Pemerintah Kota Tokyo memegang spanduk resmi Olimpiade Jepang 2020 saat merayakannya di Tokyo, Jepang, (8/9). Warga Jepang bergembira negaranya menjadi tuan rumah Olimpiade 2020. (AP Photo / Shizuo Kambayashi)

    Para atlet Olimpiade, Paralimpic pejabat Pemerintah Kota Tokyo memegang spanduk resmi Olimpiade Jepang 2020 saat merayakannya di Tokyo, Jepang, (8/9). Warga Jepang bergembira negaranya menjadi tuan rumah Olimpiade 2020. (AP Photo / Shizuo Kambayashi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Olimpiade Tokyo 2020 memperkenalkan logo baru yang berwujud disain tradisional Jepang, Senin 25 April 2016, tujuh bulan setelah logo sebelumnya dicabut karena dinilai plagiat.

    Logo baru itu, hasil seleksi dari 14 ribu kandidat, mengadopsi pola kotak-kotak biru indigo yang disebut "ichimatsu moyo" dari masa Edo (1603-1868).

    Bentuk persegi dalam disain itu mewakili keragaman budaya dan kebangsaan, dan melambangkan "persatuan dalam keberagaman", kata panitia yang memilih logo tersebut.

    "Saya perlu waktu lama untuk menciptakan logo ini -- seperti anak saya sendiri," kata seniman asal Tokyo Asao Tokoro yang memenangi lomba disain tersebut.

    "Saya tidak bisa menjadi atlet, namun saya merasakan jalan panjang Olimpiade sejak saya kecil, dan saya bisa membawanya melalui disain," katanya.

    "Mulai hari ini, logo ini akan dipakai menuju Olimpiade dan Paralympic Tokyo 2020. Saya sangat berharap logo ini akan dikenal masyarakat," kata Ryohei Miyata, ketua panitia pemilihan logo Olimpiade Tokyo 2020.

    Anggota-anggota komite menekankan transparansi dalam proses seleksi untuk menghindari kesalahan langkah.

    Sebelumnya, logo yang diperkenalkan menuai kecaman karena dianggap meniru logo teater di Belgia. Demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.