Indonesia Pastikan Genggam Tiket Kejuaraan Basket Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ismar Patrizki

    ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bola basket U-18 Indonesia memastikan satu tiket ke kejuaraan bola basket tingkat Asia (FIBA) yang akan digelar di Iran pada Oktober 2016.

    Kepastian tersebut diraih setelah Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia 67-57 dalam babak play off kejuaran Southeast Asia Basketball (SEABA) Championship for Men U-18 di GOR Angkasa Lanud Medan, Kamis.

    Pada duel menentukan itu Indonesia menurunkan Nathan, Arighi, Nikolas, Tito Aji, dan Bagas Darmawan di posisi starting five. Malaysia membuka angka lewat Tan yang dibalas Nikolas dengan tembakan melayang (lay up) dan three point shot Arighi.

    Perolehan angka kedua tim macet di kuarter awal. Malaysia sedikit kesulitan menembus pertahanan Indonesia. Begitu juga akurasi tembakan Indonesia di kuarter awal juga tidak begitu baik. Skor 7-7 di kuarter pertama.

    Aksi Soong dan Tan membuat Malaysia menambah delapan angka dengan cepat di awal kuarter kedua.

    Yuda Saputera yang menjadi momok bagi Malaysia di pertemuan sebelumnya kali ini dikawal ketat, Namun Indonesia punya Arighi,

    tembakan tiga angkanya membuat Indonesia mengejar 16-18.

    Tapi Malaysia kali ini sudah menemukan celah di pertahanan Indonesia. Mereka juga menguasai rebound baik saat menyerang maupun bertahan.

    Chin menjadi pemain Malaysia yang menjadi momok saat rebound dan mereka memimpin 10 angka pada skor 28-18.

    Tembakan tiga angka Bagas Darmawan menghidupkan asa Indonesia. Hanya, mereka terancam karena Abram Nathan sudah foul trouble saat laga masih paruh waktu.

    Indonesia tertinggal 23-30 di kuarter kedua.

    Di kuarter ketiga aksi Tito Aji mencoba membawa tuan rumah bangkit. Dia menipiskan jarak perolehan angka menjadi 31-38. Arighi melepaskan dua tembakan beruntun yang membuat Indonesia menipiskan angka menjadi 40-45 masih untuk keunggulan Malaysia memasuki kuarter penentu.

    Di kuarter terakhir, Indonesia benar-benar bangkit. Bagas melakukan penetrasi hingga ke bawah ring dan mendekatkan angka menjadi 42-45.

    Lay up Nikolas membuat selisih tinggal satu angka. Arighi yang cukup "on fire" akhirnya itu membawa Indonesia berbalik unggul 47-45.

    Setelah berkali-kali gagal Yuda akhirnya berhasil dengan dua tembakan tiga angka beruntun yang membawa Merah Putih memimpin 53-48.

    Bagas kembali menunjukkan kemampuan penetrasi yang membuat Indonesia menjauh 63-54 dengan sisa waktu 1 menit.

    Malaysia menjaga asa dengan dua tembakan tiga angka yang masuk, tapi dibalas Yuda dan akhirnya skor 67-57 memastikan kemenangan Indonesia.

    "Yang bikin menang kemauan mereka. Bukan soal sistem. Mereka mau menang semuanya jadi terlewati. Saya ngomong mau atau tidak. Mereka bilang mau, jadilah seperti itu. Saya sebagai coach tinggal bisa memotivasi," kata Pelatih Basket Indonesia Ali Budimansyah.

    Sementara kapten Indonesia Bagas Darmawan yang tampil gemilang dengan torehan 13 poin, 7 rebound dan 3 assist mengatakan ini berkat kerja keras rekan setimnya.

    "Tidak ada inspirasi, hanya kemauan kita sendiri. Kita sudah letih latihan dan kita mau ke Iran, akhirnya kita berhasil. Sekarang kami harus memperbaiki segala kelemahan sebelum ke Iran," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.