Pekan IPPBM Mahasiswa Muslim Se-Jawa Madura Resmi Digelar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Andika Wahyu

    ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meresmikan pembukaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VI tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura yang digelar di IAIN Tulungagung, Jawa Timur, hari ini, Senin, 2 Mei 2016.

    Didampingi Kepala Kantor Kementrian Agama Jatim, Mahfud Shodar, Menteri Lukman Hakim didapuk sebagai pembina apel pembukaan IPPBMM VI yang diikuti sekitar 900 mahasiswa dari belasan Universitas Islam Negeri (UIN) dan IAIN tersebut.

    "Secara khusus, kami ingin mengembangkan bakat dan minat mahasiswa di lingkup PTKIN agar termotivasi untuk lebih berprestasi," kata Menteri Lukman Hakim dalam pidato sambutannya.

    Kendati cabang olahraga, seni-budaya, maupun riset yang diperlombakan masih terbatas, Menag berharap invitasi pekan olahraga mahasiswa Islam itu bisa dimanfaatkan untuk menggali potensi dan bakat mahasiswa.

    Menurutnya, selama ini belum banyak atlet nasional maupun internasional yang berasal atau berlatar belakang dari lingkungan PTKIN, karena tiadanya studi jurusan olahraga di UIN maupun IAIN.

    "Tidak ada jurusan olahraga bukan kendala untuk berprestasi. Invitasi ini bisa menjadi cikal-bakal bagi mahasiswa PTKIN untuk unjuk prestasi, baik di bidang olahraga, seni-budaya maupun riset keagamaan," ujarnya.

    Peresmian IPPBMM VI lingkup PTKIN se-Jawa dan Madura itu ditandai dengan pemukulan gong tanda dimulainya invitasi olahraga mahasiswa Islam yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Senin (2/5) hingga Rabu (4/5).

    Wakil Rektor III IAIN Tulungagung Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni, Nur Efendi mengatakan, IPPBMM diikuti oleh 900-an perwakilan mahasiswa S-1 dari 18 UIN dan IAIN se-Jawa dan Madura, minus UIN Yogyakarta yang berhalangan hadir.

    Dalam kegiatan tersebut, kata dia, dilombakan enam cabang olahraga (bola voli, fustal, catur, tenis meja, bulu tangkis, dan panjat tebing), lima seni-budaya (kaligrafi, pidato bahasa Arab, hafalan pendek/panjang Al Quran, pidato Bahasa Inggris serta riset dengan tema telaah ayat-ayat dalam kitab suci Al Quran.

    "Total semuanya ada 14 cabang yang dilombakan dalam kegiatan ini," ujarnya.

    Untuk kegiatan lomba olahraga, kata Nur Efendi, seluruh ofisial wasit diambil dari tim wasit KONI Tulungagung. Sementara untuk perlombaan seni-budaya, khususnya riset menulis isi kandungan dalam kitab suci Alquran, tim juri melibatkan seluruh perwakilan peserta IPPBMM VI.

    "Kami ingin kegiatan ini berlangsung adil. Jangan ada kesan dominasi tuan rumah karena itu nanti menimbulkan kesan tidak baik dalam pelaksanaan pekan olahraga ini," tutur Nur Efendi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?