Saul Alvarez Persilakan Gennady Golovkin Pilih Kelas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Canelo Alvarez, menimbang berat badannya sebelum pertarungannya melawan Amir Khan di Las Vegas, 6 Mei 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    Petinju Canelo Alvarez, menimbang berat badannya sebelum pertarungannya melawan Amir Khan di Las Vegas, 6 Mei 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Las Vegas - Juara dunia tinju kelas menengah WBC dari Meksiko, Saul Alvarez, mempersilakan juara dunia kelas menengah Interim WBC dari Kazakhstan, Gennady Golovkin, memilih kelas yang dia suka pada pertarungan mereka mendatang.

    Hal itu dinyatakan Alvarez, 25 tahun, setelah menang knock out atau KO ronde keenam atas petinju kenamaan Inggris, Amir Khan, di Las Vegas, AS, Sabtu, 7 Mei 2016,  atau Minggu WIB, 8 Mei 2016.

    Amir Khan  yang biasa bertarung di kelas welter (66,67 kg) naik dua kelas menantang Alvares di kelas menengah (72,57 kg). Seperti yang diperkirakan banyak orang sebelumnyaKhan tidak akan tahan pada bobot pukulan Alvarez dan bakal  kalah KO.

    Kekhawatiran itu kemudian menjadi kenyataan. “Saya ingin tampil sebagai juara, namun sayangnya saya tidak dapat mewujudkannya pada akhirnya,” kata Khan yang sempat tak sadarkan diri setelah dagu kirinya terkena pukulan silang tangan kanan Alvarez.

    Alvarez selanjutnya harus mempertahankan sabuk WBC-nya melawan juara Interim WBC di kelas yang sama, Golovkin, pada pertarungan selanjutnya. Alvarez telah membukukan rekor 47 kali menang  (33 KO), sekali kalah dan sekali imbang.

    Adapun Golovkin belum terkalahkan dalam 35 kali pertarungan, yang 32 kali di antaranya dia menangi dengan KO. Golovkin pada penampilan terakhirnya menang KO ronde kedua atas Dominic Wade (AS) di California, AS, akhir April lalu.

    REUTERS | BOXREC.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.