Indonesia Diwakili 10 Atlet Bulu Tangkis di Olimpiade Rio  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis bertanding pada babak Semifinal Pertamina Kejurnas PBSI 2015 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, 11 Desember 2015. Kejurnas ini diikuti atlet dari berbagai daerah sebagai upaya regenerasi atlet bulu tangkis di Indonesia. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis bertanding pada babak Semifinal Pertamina Kejurnas PBSI 2015 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, 11 Desember 2015. Kejurnas ini diikuti atlet dari berbagai daerah sebagai upaya regenerasi atlet bulu tangkis di Indonesia. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menetapkan 10 pemain bulu tangkis Indonesia yang akan mengikuti Olimpiade Rio de Janeiro Brasil 2016 mendatang.

    "Atlet yang akan kami kirim sebanyak 10 orang berdasarkan pengumuman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang atlet-atlet yang lolos kualifikasi Olimipiade Rio," kata Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 9 Mei 2016.

    Sepuluh atlet bulu tangkis Indonesia itu adalah Tommy Sugiarto pada tunggal putra, Linda Wenifanetri pada tunggal putri, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada ganda putra, atlet ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, serta dua pasangan atlet ganda campuran, yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

    PBSI memutuskan Linda sebagai wakil Merah-Putih pada Olimpiade setelah mempertimbangkan catatan pertemuannya dengan 10 pemain peringkat atas dunia.

    "Linda juga masuk peringkat 15 posisi kualifikasi dari 16 atlet yang lolos kualifikasi oleh BWF. Jadi Linda secara otomatis sudah lolos ke Olimpiade," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Rexy Mainaky.

    PBSI, ujar Rexy, telah menganalisis catatan hasil pertandingan Linda dan Maria Febe Kusumastuti dengan 10 pemain terbaik tunggal putri dunia.

    Dalam daftar peringkat dunia yang diumumkan BWF pada pekan pertama Mei, Linda menempati peringkat 22 dunia pada sektor tunggal putri. Atlet pelatnas PBSI asal klub Suryanaga Surabaya itu juga mendapatkan posisi ke-15 atlet yang lolos kualifikasi Olimpiade dengan total poin 41.270.

    Adapun Febe, yang merupakan atlet klub Djarum Kudus, menempati peringkat dunia 24 dengan total poin 40.091. 

    Indonesia hanya berhak mengirim satu wakil pada nomor tunggal karena tidak ada dua atlet Merah-Putih yang masuk peringkat 16 besar saat periode kualifikasi Olimpiade Rio 2016 berakhir awal Mei.

    Indonesia juga menargetkan dua medali emas Olimpiade Rio 2016, yaitu pada nomor ganda campuran dan ganda putra meskipun juga punya peluang untuk meraih medali pada nomor tunggal putra dan ganda putri. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.