Tim Thomas-Uber Berlaga, Masyarakat Berharap Keajaiban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebulutangkis putra anggota tim Piala Thomas Indonesia berlatih di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 4 Mei 2016. ANTARA FOTO

    Sejumlah pebulutangkis putra anggota tim Piala Thomas Indonesia berlatih di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 4 Mei 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah masyarakat pecinta atau suporter bulu tangkis di Kota Padang, Sumatera Barat, berharap tim Thomas dan Uber Indonesia, yang akan berlaga di  Kunshan, Cina, 15-22 Mei 2016, merebut gelar juara.

    "Meski di atas kertas peluang juara kecil, (kiami) berharap keajaiban datang dan membawa tim Indonesia juara," kata salah satu suporter, Taufik Hidayat, di Padang, Selasa, 10 Mei 2016.

    Menurut suporter berusia 23 tahun itu, peluang besar dimiliki tim Thomas, yang memiliki pebulu tangkis dengan prestasi cukup baik pada beberapa kejuaraan terakhir.

    Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya merupakan nama-nama yang beberapa kali mampu menaklukkan para pebulu tangkis hebat dunia seperti Chen Long dari China atau Le Yong Dae dari Korea Selatan.

    "Dengan satu grup bersama India, Thailand, dan Hong Kong, mungkin hanya Hong Kong yang akan mempersulit langkah Indonesia melangkah ke perempat final," katanya. Sedangkan Thailand dan India di atas kertas masih kalah dari Indonesia.

    Barulah setelah itu, Indonesia akan menghadapi lawan yang berat, seperti Denmark, Jepang, Cina, Malaysia, dan Korea Selatan. "Meski begitu, kemenangan di kejuaraan pemanasan di India lalu menjadikan nada optimistis untuk juara kembali mengemuka," katanya.

    Dia berharap, para pemain bermain santai, tapi penuh motivasi untuk menjadi yang terbaik.

    Suporter lain Zulfitri, 47, menambahkan, peluang kecil yang dimiliki tim Uber untuk juara justru dapat dimanfaatkan dengan baik untuk bermain lepas dan tanpa beban.

    Menurut dia, tim Uber harus berkaca pada penampilan tim Uber Belanda pada 2006 di Jepang, yang mampu merebut juara kedua meski tidak diunggulkan.

    "Dengan mengandalkan tunggal muda Fitriani, Gregoria Mariska, serta ganda yang tengah naik daun Greysia Polii dengan Della Destiara/Rosyita, diharapkan tim Uber Indonesia membuat kejutan" ujarnya.

    Sedangkan salah satu atlet di Padang, Nicky, 20, justru berharap, para pebulu tangkis Indonesia meraih hasil dengan usaha maksimal.

    Menurut dia, semua masyarakat Indonesia menunggu kejutan dari pebulu tangkis muda usia seperti Jonatan Christie atau Han Ramadini.

    "Soal prestasi belakangan, tapi permainan maksimal dan menghibur tentu akan dinanti oleh jutaan penggemar bulu tangkis seluruh dunia," katanya.

    Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Gita Wirjawan telah resmi melepas tim Thomas dan Uber Indonesia ke Kunshan, Cina, Senin kemarin.

    Dalam pelepasan tersebut, dia berharap, para pebulu tangkis Indonesia memberikan perjuangan terbaik dan pencapaian prestasi maksimal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.