Tuan Rumah Indonesia Terbuka Yakin Raih Prestasi Maksimal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Gita Wirjawan memberikan sambutan sebelum memberikan penghargaan bonus kepada para juara All England Super Series Premier 2014 di Senayan National Golf Club, Jakarta, (28/3). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Gita Wirjawan memberikan sambutan sebelum memberikan penghargaan bonus kepada para juara All England Super Series Premier 2014 di Senayan National Golf Club, Jakarta, (28/3). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Sebanyak 322 atlet dari 24 negara akan meramaikan turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2016 yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta, 30 Mei-5 Juni 2016.

    "Indonesia Terbuka merupakan turnamen yang punya reputasi sebagai turnamen tingkat super series berhadiah terbesar," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 11 Mei 2015.

    Indonesia Terbuka 2016 merupakan turnamen tingkat super series premier yang menawarkan hadiah total sebesar US$ 900 ribu atau naik US$ 100 ribu dari hadiah total pada Indonesia Terbuka 2015.

    Gita berharap Indonesia tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tapi juga dapat menjuarai lima nomor pertandingan.

    "Indonesia masih dapat berharap merebut gelar juara pada tiga nomor, yaitu ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Tapi nomor tunggal putra juga masih menyimpan harapan untuk menjadi juara," kata Gita.

    Sektor tunggal putri, ujar Gita, masih membutuhkan waktu untuk meraih gelar juara, menyusul pembinaan pemain-pemain muda tunggal putri pelatnas yang masih berjalan.

    "Kami harus lebih tegas untuk pembinaan pemain-pemain muda pada semua sektor, terutama tunggal putri. Tapi sekarang sektor tunggal putri sudah punya pemain potensial, seperti Gregoria Mariska dan Fitriani," katanya.

    Sekretaris Jenderal PBSI sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Terbuka 2016 Anton Subowo mengatakan persiapan penyelenggaraan turnamen tahunan itu hampir 100 persen.

    "Kami terus berkoordinasi dengan Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno terkait perbaikan Stadion Istora. Perbaikan itu bertujuan memberi keamanan dan kenyamanan bagi atlet dan penonton," kata Anton.

    Anton menambahkan, Indonesia Terbuka 2016 akan menjadi turnamen pembuktian bagi Merah-Putih kepada dunia jika atlet-atlet Tanah Air mampu menjadi juara di kandang sendiri.

    Indonesia Terbuka yang disponsori Bank Central Asia dan Djarum Foundation itu sekaligus merupakan tempat ideal untuk menguji kemampuan para pemain bulu tangkis dunia menjelang Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 pada Agustus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.