Dibutuhkan 1200 Liaison Officer untuk PON Jawa Barat 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Ahmad Heryawan menjelaskan progres pembangunan wisma atlet PON Jawa Barat di pesta rakyat De Syukron di Gedung Sate, Bandung, 23 Oktober 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Gubernur Ahmad Heryawan menjelaskan progres pembangunan wisma atlet PON Jawa Barat di pesta rakyat De Syukron di Gedung Sate, Bandung, 23 Oktober 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Besar PON XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Jawa Barat akan merekrut sebanyak 1.200 liaison officer (LO) pertandingan yang disiapkan melalui pelatihan khusus secara bertahap.

    "Saat ini telah dilakukan pelatihan bagi 300 calon LO dalam tiga angkatan. Rencananya akan direkrut sebanyak 1.200 LO untuk 44 cabang pertandingan pada PON XIX/2016 nanti," kata Seksi Sumber Daya Manusia (SDM) Pertandingan PB PON XIX/2016 Jabar Asep Sutisna di Bandung, Jumat.

    Menurut Asep pelatihan dilakukan sejak akhir April 2016, dan akan terus dilakukan hingga Agustus 2016 mendatang. Pembekalan kepada para LO itu sangat penting karena mereka akan menjadi ujung tombak yang melakukan pelayanan kepada kontingen dan penyelengaraan pertandingan di masing-masing cabang olahraga.

    Materi yang diberikan dalam latihan khusus itu antara lain wawasan tentang LO, komunikasi, terpersonal, praktik lapangan dan esimulasi. Mereka disiapkan untuk menjadi LO pertandingan.

    Para pemateri selain dari Disorda Jabar juga dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, KONI Pusat serta dari para praktisi LO yang memiliki pengalaman menjadi LO nasional dan internasional.

    "Mereka ditempa tentang LO, rata-rata mereka bisa mencerna karena sebagian besar dari mahasiswa dan umum. Minat dan animo mereka jadi LO cukup besar," kata Asep.

    Pelatihan saat ini, kata dia, dilakukan untuk pengetahuan dan wawasan LO secara umum. Nantinya mereka akan disebarkan dengan mengutamakan dekat dengan daerah asal dan domisili masing-masing.

    "Dalam pelatihan itu ada wawancara, selain minat juga domisilinya,. Sehingga penempatan mereka akan diprioritaskan di daerah asal masing-masing atau daerah terdekatnya dengan lokasi pertandingan," katanya.

    Para calon LO itu merupakan ajuan dari setiap cabang olahraga sehingga perekrutan itu juga kemungkinan bisa lebih mudah untuk penempatan di setiap cabang olahraga.

    "Sebagian besar belum punya pengalaman sebagai LO, namun sekitar 30 persen sudah punya pengalaman. Kami juga rekrut para bekas LO pada Popnas 2015 beberapa waktu lalu. Kita sinergikan potensi yang ada," katanya.

    Selain untuk PON XIX/2016 Jabar, sebagian LO itu juga akan dilibatkan pada penyelenggaraan Peparnas XV/2016 Jabar.

    "Ya sebagian LO direkrut untuk Peparnas, namun jumlahnya hanya sekitar 300 LO saja untuk Peparnas karena cabangnya lebih sedikit dan lebih terpusat di Kota Bandung," kata Asep Sutisna.

    Pelaksanaan PON XIX/2016 Jabar akan digelar pada 17-29 September 2016 yang diselenggarakan tersebar di 15 kabupaten/kota di provinsi itu. Sedangkan Peparnas XV/2016 Jabar akan digelar di Kota Bandung 15-24 September 2016.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.