Hadapi Indonesia Open, Tunggal Putra Fokus pada Pemulihan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie mengembalikan kok saat bertanding melawan pebulutangkis asal Malaysia, Chong Wei Feng dalam laga Semifinal Bulu Tangkis Tunggl Putra Sea Games ke-28 di Singapura, 11 Juni, 2015. (MOHD FYROL/AFP/Getty Images)

    Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie mengembalikan kok saat bertanding melawan pebulutangkis asal Malaysia, Chong Wei Feng dalam laga Semifinal Bulu Tangkis Tunggl Putra Sea Games ke-28 di Singapura, 11 Juni, 2015. (MOHD FYROL/AFP/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala pelatih tunggal putra pemusatan latihan nasional (pelatnas) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Hendry Saputra Ho, mengatakan dia berfokus memulihkan kondisi pemain-pemainnya untuk menghadapi turnamen super series premier Indonesia Terbuka, pekan depan.

    “Persiapan kami tidak banyak karena waktunya memang mepet. Yang harus diperhatikan adalah stamina. Fisik mereka harus pulih dulu karena cuaca di Cina dan di sini berbeda,” kata Hendry melalui sambungan telepon, Rabu, 25 Mei 2016.

    Hendry merujuk pada ajang Piala Thomas yang dijalani pemain-pemainnya pekan lalu. Indonesia, yang sebagian besar pemain tunggalnya adalah pemain muda, berhasil maju ke babak final sebelum dikalahkan Denmark.  

    Adapun pemain-pemain muda binaan pelatnas yang berlaga di Piala Thomas itu adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa.

    “Yang penting adalah tidur cukup. Lalu ada latihan endurance,” kata Hendry soal detail persiapan mereka. “Kami berfokus pada pemulihan, bukan peningkatan, mengingat waktunya memang singkat. Pemulihan pikiran juga penting karena selama di Piala Thomas mereka mendapat tekanan besar terus-menerus.”

    Hendry mengatakan, Rabu kemarin, mereka baru mulai berlatih penuh. “Waktu kami adalah sampai Selasa—saat babak utama Indonesia Terbuka dimulai. Ada tiga sampai empat hari persiapan. Selain memulihkan diri, kami juga latihan teknik,” ujarnya.  

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.