Maria Febe Umumkan Ini Merupkan Indonesia Open Terakhirnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Maria Febe Kusumastuti beraksi saat melawan pebulutangkis tunggal putri Bulgaria Linda Zetchin pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Uber 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 15 Mei 2016. Maria Febe yang turun pada pertandingan pertama menang dengan skor 21-12, 24-22. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Maria Febe Kusumastuti beraksi saat melawan pebulutangkis tunggal putri Bulgaria Linda Zetchin pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Uber 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 15 Mei 2016. Maria Febe yang turun pada pertandingan pertama menang dengan skor 21-12, 24-22. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebulutangkis tunggal putri Maria Febe Kusumastuti akan menggantung raket usai turnamen Indonesia Terbuka 2016 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.

    Usai laga yang berakhir kekalahan melawan pemain Taiwan Tai Tzu Ying 24-26, 11-21 di babak pertama Indonesia Terbuka 2016, Selasa, ia mengatakan akan berhenti bermain bulu tangkis secara bertahap.

    "Saya mau pensiun tahun ini, jadi ini akan menjadi Indonesia Open terakhir saya," kata dia.

    Ia mengatakan masih akan bermain di turnamen lokal sebelum akhirnya benar-benar berhenti bermain bulu tangkis.

    Menurut dia, keinginannya untuk gantung raket sudah muncul dari dua tahun lalu, tetapi urung dilakukan karena masih ada Kejuaraan Dunia 2015 yang digelar di Indonesia dan Indonesia Terbuka 2016.

    Pemain 26 tahun itu enggan mengatakan rencananya ke depan setelah benar-benar gantung raket. "Ada sesuatu yang akan saya ambil, lihat ke depanlah," katanya.

    Pebulutangkis yang tampil mengejutkan dan berhasil melaju hingga perempat final pada Indonesia Terbuka 2015 itu menuturkan kesempatannya untuk bermain di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 sudah tertutup sehingga ia mengambil keputusan itu.

    Hingga akhir kariernya, yang belum berhasil dicapainya adalah kesempatan bermain di Piala Sudirman dan Olimpiade.

    "Yang belum kesampaian Piala Sudirman sama Olimpiade," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.