Daud Tutup Latihan Terakhir dengan Hadapi Petinju Argentina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia Daud Yordan mengangkat sabuk juara saat berhasil memenangkan pertandingan melawan Petinju Jepang Yoshitaka Kato dalam laga bertajuk Road to the World Champions di Balai Sarbini, Jakarta, 5 Februari 2016. Daud Yordan menang angka atas Yoshitaka Kato dan mempertahankan gelar kelas ringan World Boxing Organization (WBO) Asia-Pasifik dan Afrika miliknya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petinju Indonesia Daud Yordan mengangkat sabuk juara saat berhasil memenangkan pertandingan melawan Petinju Jepang Yoshitaka Kato dalam laga bertajuk Road to the World Champions di Balai Sarbini, Jakarta, 5 Februari 2016. Daud Yordan menang angka atas Yoshitaka Kato dan mempertahankan gelar kelas ringan World Boxing Organization (WBO) Asia-Pasifik dan Afrika miliknya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan menjalani latihan terakhir menjelang pertarungan melawan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Radisson Victoria Plaza, Montevideo, Uruguay, 4 Juni 2016.

    "Hari ini atau Kamis adalah hari terakhir saya berlatih di sini karena pada Jumat (3/6) harus menjalani timbang badan," kata Daud Yordan ketika dihubungi, Kamis.

    Acara timbang badan kedua petinju yang akan naik ring tersebut dilaksanakan pada Jumat (3/6) pagi pukul 08.00 waktu setempat sedangkan pertarungan sendiri dilaksanakan pada Sabtu (4/6) pukul 11.00 waktu setempat atau sekitar pukul 22.00 WIB.

    Menurut petinju dengan rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut, latihan yang dijalani memang sifatnya ringan untuk menjaga kondisi tubuh dan berat badan sebelum acara timbang badan nanti.

    "Latihannya ringan hanya untuk menjaga kondisi tubuh dan menjaga berat badan untuk acara timbang badan besok," kata ayah dari Miquel Angel Yordan Junior tersebut.

    Seperti dikatakan sebelumnya, Daud Yordan menargetkan bisa memukul KO petinju Argentina tersebut. "Saya memang ada target untuk menang KO lawan dia (Crstian Rafael Coria). Di bawah ronde ke-12 harus selesai," katanya.

    Pertandingan dengan titel "Battle in Uruguay" ini merupakan pertandingan lintas badan tinju dunia karena petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, ini memegang predikat juara kelas ringan WBO Asia, Pasifik, dan Afrika.

    Cristian Rafael Coria yang dijuluki El Zorro ini memiliki rekor bertarung 24 kali menang (sembilan di antaranya dengan KO) kalah empat kali dan seri dua kali.

    Petinju Argentina ini sekarang berusia 33 tahun (kelahiran 2 September 1982). Sementara itu, Daud Yordan kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987, ini memiliki rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah.

    Pertarungan melawan petinju Argentina bukan yang pertama bagi Daud Yordan karena sebelumnya juga pernah menghadapi Daniel Eduardo Brizuela di Australia, 6 Juli 2013. Saat itu Daud Yordan berhasil menang dengan angka atas petinju Argentina yang mendapat julukan Tatu tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.