Dukung Rio Haryanto, KBRI Ottawa Gelar Buka Puasa Bersama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat Indonesia menyambut Rio Haryanto di Montreal, Kanada. Dokumentasi KJRI Montreal

    Masyarakat Indonesia menyambut Rio Haryanto di Montreal, Kanada. Dokumentasi KJRI Montreal

    TEMPO.COJakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ottawa dan manajemen Manor Racing Team akan menggelar buka puasa bersama dengan pembalap Formula 1, Rio Haryanto, pada Selasa, 7 Juni 2016. Dalam acara tersebut, juga akan digelar doa bersama agar Rio bisa mendapatkan poin pertamanya dalam balapan F1.

    Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Suwartini Wirta mengatakan, lewat doa ini, diharapkan Rio mampu mendapatkan hasil yang terbaik. “Kami turut memberi dukungan spiritual bagi Rio,” katanya dalam keterangan tertulis, Ahad, 5 Juni 2016.

    Baca juga: Menjelang Race Ketujuh, Rio Segera Menuju Kanada

    Rio tiba di Bandara Piere Elliot Trudeau, Montreal, Kanada, Sabtu sore kemarin. Pembalap tim Manor Racing itu akan menghadapi Grand Prix du Canada 2016 di sirkuit balap Gilles Villeneuve pada 10-12 Juni 2016. Ini adalah seri ketujuh dari musim 2016. Hingga saat ini, posisi Rio masih di urutan bawah klasemen sementara. Posisi puncak masih dipegang pembalap Mercedes, Nico Rosberg.

    Baca juga: Finis Ke-15 di F1 Monaco, Rio Haryanto Beberkan Kesulitannya  

    Puluhan warga Indonesia, dari anak-anak sampai orang dewasa, menyambut kedatangannya sambil mengibarkan bendera merah putih. “Mudah-mudahan Rio bisa finis sepuluh besar,” tutur Pulungsari, penggemar Rio. Dia datang bersama rombongan keluarga KBRI Ottawa untuk memberi dukungan kepada Rio.

    Rio mengenakan jaket hitam dengan kaus putih saat tiba di bandara. Dia mendapat karangan bunga dalam acara sambutan itu. Pembalap kelahiran Solo tersebut menjadi buruan selfie oleh para penggemarnya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.