Ganda Putri Sisakan Greysia/Nitya di Australian Open 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari (kiri) dan Greysia Polii bergembira usai kalahkan pasangan ganda putri Jepang, Shizuka Matsuo dan Mami Naito dalam laga BWF World Championship di Jakarta, 13 AGustus 2015. REUTERS

    Pasangan ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari (kiri) dan Greysia Polii bergembira usai kalahkan pasangan ganda putri Jepang, Shizuka Matsuo dan Mami Naito dalam laga BWF World Championship di Jakarta, 13 AGustus 2015. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari tak berhasil mengamankan posisi ke babak kedua Australia Open 2016. Keduanya dihentikan pasangan baru Cina, Bao Yixin/Chen Qingchen. Della/Rosyita kalah dua game langsung 16-21 dan 12-21 dalam pertandingan yang digelar di Sydney, 8 Juni 2016.

    “Kami benar-benar lagi enggak enak banget mainnya. Kualitas permainan kami enggak bisa keluar sama sekali. Saya sudah ngobrol juga sama Kak Della, tapi kami memang lagi sama-sama enggak enak,” kata Rosyita.

    “Dalam game pertama, kami benar-benar di bawah tekanan lawan. Kami juga cukup terganggu oleh keputusan wasit yang menurut kami tidak berimbang. Dalam game kedua kami sudah coba menemukan pola permainan, tapi mungkin telanjur enggak enak di lapangan,” tutur Rosyita.

    Menurut Rosyita, dia dan pasangannya masih belum stabil di lapangan. Mereka mengaku belum konsisten.

    Dengan kekalahan ini, sektor ganda putri Indonesia kini hanya punya satu wakil, yaitu Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Mereka langsung ke babak dua setelah mendapatkan bye. Selanjutnya, pasangan juara Asian Games 2014 ini akan berhadapan dengan wakil tuan rumah, Hsuan-Yu Wendy Chen/Tiffany Ho.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.