Cimahi Siap 'Hijaukan' PON 2016  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO JAWA BARAT - Jelang PON XIX di Jawa Barat, Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Cimahi fokus membantu Pengurus Besar (PB) PON mempersiapkan venue untuk cabang menembak dan balap sepeda.Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi juga menyatakan siap membantu kelengkapan sarana pendukung, dari transportasi, penerangan, hingga area rekreasi seperti taman.

    Cimahi memang terkenal dengan wisata tamannya. Salah satu yang paling diminati adalah Taman Wisata Paku Haji di Jalan Haji Ghofur. Selain menawarkan pengalaman berkuda, tersedia pula fasilitas outbound dan kebun binatang di area hijau seluas 10 hektare.

    Di samping itu, keasrian Kota Cimahi juga dapat dinikmati di Desa Wisata Ciwangun Indah Camp, Desa Adat Cipageran, atau Kampung Adat Cireundeu. Ketiganya memadukan bentang alam dengan adat istiadat khas Jawa Barat.

    Berkaitan dengan daerah pedesaan, KONI dan PB PON mendorong warga untuk mempromosikan produk usahanya selagi ada perhelatan akbar tingkat nasional. Stan Usaha Kecil Menengah (UKM)sedang disiapkan untuk mendukung perekonomian warga Cimahi. Tujuannya, agar produk UKM Cimahi dapat lebih dikenal di tingkat provinsi dannasional.

    Selain dalam ajang PON XIX/2016 September nanti, pemerintah sebenarnya juga telah mengakomodir industri kecil warga lewat Pasar Pemkot Cimahi. Pasar ini digelar setiap Minggu pagi di area kantor Pemkot Cimahi. Aneka suvenir dan produk kerajinan khas Cimahi dapat ditemukan di sini.

    Meski terkenal dengan desa wisata dan tamannya, sebenarnya predikat hijau yang disandang Cimahi dikarenakan banyaknya pusat pendidikan militer yang berwarna hijau. Dalam berbagai kesempatan, Pemkot Cimahi mengungkapkan keinginannya untuk mengembangkan potensi wisata militer berbalut pendidikan sejarah.Meski belum terlaksana, wajah Cimahi sebagai Kota Militer layak diperhitungkan untuk menggaet wisatawan selama gelaran PON 2016.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.