Menjelang Olimpiade, PBSI Akan Genjot Fisik Atlet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf Ahli pembinaan dan Pelatihan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rexy Mainaky. Tempo/Aditia Noviansyah

    Staf Ahli pembinaan dan Pelatihan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rexy Mainaky. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akan memperbaiki kondisi fisik pemain-pemainnya yang masih dianggap belum mumpuni.

    “Kami memang menerima laporan dari tiap pelatih. Soal ketahanan fisik, masih ada gap yang perlu ditambal,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky, sebagaimana dilansir Badmintonindonesia.org, Selasa, 14 Juni 2016.

    “Kami telah mengadakan pertemuan khusus dengan para pelatih fisik tiap sektor untuk membahas persiapan latihan fisik jelang Olimpiade,” ucap Rexy.

    PBSI hanya punya waktu kurang dari dua bulan sampai Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dimulai. Tapi Rexy yakin itu bukan masalah. “Soal waktu, saya rasa cukup, kok. Ditambah dengan program training camp, kami yakin bisa memperbaiki kondisi fisik anak-anak,” ujarnya.  

    “Soal fisik ini sangat krusial. Pertandingan di Olimpiade ini sangat menegangkan. Kalau sudah tegang, pengaruhnya akan ke fisik,” tutur Rexy, yang pernah meraih medali emas ganda putra di Olimpiade Atlanta 1996 bersama Ricky Subagja.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.