PBSI Genjot Pengembangan Pelatih di Berbagai Daerah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Bambang Supriyanto (kanan) memberikan intruksi kepada pebulutangkis putri anggota tim Piala Uber Indonesia Fitriani disela latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 4 Mei 2016. ANTARA FOTO

    Pelatih Bambang Supriyanto (kanan) memberikan intruksi kepada pebulutangkis putri anggota tim Piala Uber Indonesia Fitriani disela latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 4 Mei 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggenjot pengembangan pelatih yang menangani klub di daerah-daerah melalui kursus-kursus penyegaran pelatih. 

    Hal ini dilakukan agar pembinaan bulu tangkis di daerah tidak hanya mengandalkan sumber daya dari Pulau Jawa.  

    Setelah mengadakan penyegaran pelatih pertama di Balikpapan, akhir April lalu, PBSI menyelenggarakan klinik kepelatihan di Palembang, 21-24 Juni 2016.  

    Salah satu materi pelatihan yang disampaikan adalah soal latihan fisik. Pihak PBSI mendatangkan pelatih fisik pelatnas, Iwan Hermawan. Dia memberi pelatihan selama dua hari, pada 21-22 Juni. 

    “Walaupun pelatihan ini dalam waktu yang terbatas, kami ingin mereka mengaplikasikan materi ke klub masing-masing,” kata Iwan, sebagaimana dikutip Badmintonindonesia.org. “Persentase materi yang diberikan kali ini, 60 persen praktek langsung dan 40 persen penyampaian melalui teori.” 

    Pemahaman-pemahaman yang diberikan, menurut Iwan, di antaranya cara mengambil data, seperti data kekuatan maksimal dan data daya tahan atlet. “Data tersebut menjadi dasar untuk membuat program latihan, sehingga program latihan yang diberikan nantinya bukan dikarang-karang, melainkan ada dasarnya,” tuturnya.

    Para pelatih daerah yang hadir juga diberi tip-tip jitu untuk latihan fisik yang aman dan sesuai dengan usia atlet. Menurut Iwan, tidak semua program latihan fisik bisa langsung diberikan kepada atlet pemula.

    “Beban yang diberikan harus sesuai dengan usianya. Pelatih juga harus bersabar dan tahu kapan waktu yang tepat,” kata Iwan.

    Selain Balikpapan dan Palembang, kota-kota lain yang akan didatangi PBSI adalah Batam dan Lampung.

    “Program penyegaran kepelatihan ini merupakan kerja sama bidang pengembangan dan pembinaan prestasi PBSI. Tujuan penyegaran ini adalah supaya ada kesinambungan pembinaan antara daerah dan pusat. PBSI pusat turun ke daerah-daerah agar pelatih di daerah punya pengetahuan mengenai cara melatih yang benar,” kata Basri Yusuf, Kepala Bidang Pengembangan PBSI.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.