Menjelang ke Brasil, Menpora Jamin Tim Olimpiade Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kontingen Indonesia berdoa saat Presiden Joko Widodo melepas kontingen Indonesia yang akan turun di Olimpiade 2016 Brazil di Istana Merdeka, Jakarta, 22 Juni 2016. TEMPO/Subekti

    Kontingen Indonesia berdoa saat Presiden Joko Widodo melepas kontingen Indonesia yang akan turun di Olimpiade 2016 Brazil di Istana Merdeka, Jakarta, 22 Juni 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan persiapan kontingen Indonesia untuk menghadapi Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 5-21 Agustus, tidak ada kendala sehingga tinggal menunggu pelaksanaan resminya.

    "Sejauh ini tidak ada soal teknis yang kemudian menjadi kendala. Semua berjalan dengan baik dengan kontrol yang ketat. Bahkan kontingen sudah dilepas oleh Bapak Presiden," kata Menpora Imam Nahrawi di Jakarta, Kamis malam, 23 Juni 2016.

    Indonesia dalam kejuaraan empat tahunan ini telah meloloskan 25 atlet yang terdiri atas 10 atlet bulu tangkis, 7 angkat besi, 4 panahan, 2 dayung, 1 atletik, dan 1 atlet BMX. Namun jumlah ini masih berpeluang bertambah.

    Ada tiga cabang olahraga yang saat ini masih menjalani kualifikasi, yaitu renang yang mengejar limit A di Prancis serta voli pantai dan atletik yang akan menjalani kualifikasi terakhir di Australia.

    "Peluang untuk menambah kekuatan kontingen masih terbuka. Makanya kami berharap doa dari seluruh masyarakat Indonesia," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.

    Setelah dilepas oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, kontingen Indonesia langsung mempersiapkan diri menjalani persiapan akhir sebelum turun di Olimpiade Brasil. Hanya, kontingen ini tidak berangkat bersamaan karena disesuaikan dengan program yang telah disusun.

    Tim angkat besi, sebelum bertanding di Rio de Janeiro, terlebih dulu akan menjalani pemusatan latihan di Afrika Selatan. Sesuai dengan rencana, Eko Yuli Irawan dan kawan-kawan akan berangkat pada 8 Juli dan akan berada di Afrika Selatan hingga 27 Juli mendatang.

    "Dipilihnya Afrika Selatan, bukan dengan Brasil, karena kondisinya mirip dengan Brasil. Di sana mereka akan berlatih yang dipantau oleh tim pelatih. Di sana juga banyak partner tanding," kata pria asal Bangkalan, Madura, itu.

    Sementara angkat besi ke Afrika Selatan, BMX dijadwalkan akan menjalani pemusatan latihan di Amerika Serikat dan dayung saat ini sudah berlatih di Belanda. Untuk bulu tangkis, dijadwalkan akan menjalani pemusatan latihan di Sao Paulo, Brasil, sedangkan atletik dan panahan berlatih di Tanah Air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.