PB PON Siapkan ID Card untuk 1.500 Wartawan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendaftaran dilakukan di KONI provinsi masing-masing dengan mengisi formulir yang bisa diunduh lewat tautan yang tercantum dalam situs PON/Peparnas Jabar

    Pendaftaran dilakukan di KONI provinsi masing-masing dengan mengisi formulir yang bisa diunduh lewat tautan yang tercantum dalam situs PON/Peparnas Jabar

    INFO PON - Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XV 2016 Jawa Barat menyiapkan 1.500 kartu identitas bagi wartawan se-Indonesia yang akan meliput event olahraga empat tahunan ini. Jumlah ini sesuai dengan kuota peliputan, yakni 15 persen dari jumlah atlet yang didaftarkan sebelumnya, melalui entry by name bidang pertandingan setiap daerahnya.

    ID card disiapkan untuk wartawan dari media cetak, radio, televisi, dan fotografer. Pendaftaran dilakukan melalui KONI di provinsi masing-masing dengan mengisi formulir yang bisa diunduh lewat tautan yang tercantum dalam situs PON/Peparnas Jabar, www.pon-peparnas2016jabar.go.id

    “Teknisnya seperti apa dan syarat-syaratnya apa saja itu tanggung jawab KONIDA provinsi masing-masing,” kata Ketua Bidang Penyiaran dan Pelayanan Media (PPM) PB PON XIX/Peparnas XV/2016 Dadang Suharto setelahmenggelar buka bersama tim media PPM PB PON dan Peparnas 2016 di Bandung, Rabu, 29 Juni 2016.

    ID card peliput PON/Peparnas 2016 hanya dapat diproses secara online dan dilayani oleh Bidang Pelayanan Media. Registrasi secara online ini mensyaratkan wartawan memberikan keterangan dari media masing-masing, KTP, surat rekomendasi dari tempat kerja, dan lampiran pas foto 4 x 6 dengan latar belakang putih.

    Selanjutnya, verifikasi dan validasi data dikirimkan KONIDA ke PB PON pada 23-31 Juli 2016. Pencetakan ID card dilakukan secara bertahap mulai awal Agustus. ID card akan diserahkan kepada tim media peliput PON dan Peparnas Jabar 2016, 14 September mendatang, di media center utama Trans Luxury Hotel, Bandung.

    Dadang mengingatkan, selama meliput, wartawan harus melengkapi tanda pengenalnya dengan KTP karena menjadi bagian dari bagian sistem pengamanan arena PON dan Peparnas Jabar.

    Selain media center utama, panitia menyiapkan media center madya dan media center kecil di setiap arena pertandingan. Saat ini, rancangan media center  telah siap. Rencananya, media center akan ditata mulai Agustus 2016.

    Tak hanya media center, panitia memfasilitasi para peliput PON/Peparnas dengan shuttle bus untuk mengantar mereka ke arena pertandingan PON, komputer, Wi-Fi, dan relaxing room. Panitia berupaya membuat wartawan nyaman agar bisa bekerja dengan baik. Semua fasilitas ini hanya akan diberikan kepada wartawan yang datanya sudah terverifikasi oleh PB PON/Peparnas. Wartawan yang tidak memiliki ID card peliput resmi PON/Peparnas tidak diperkenankan meliput guna menjaga ketertiban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.