Diskors 2 Tahun, Maria Sharapova Sekolah di Harvard

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tenis Maria Sharapova, berpose saat tiba dalam Metropolitan Museum of Art Costume Institute Gala (Met Gala) untuk merayakan pembukaan

    Pemain Tenis Maria Sharapova, berpose saat tiba dalam Metropolitan Museum of Art Costume Institute Gala (Met Gala) untuk merayakan pembukaan "Manus x Machina: Fashion in an Age of Technology" di Manhattan, New York, 2 Mei 2016. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Boston - Maria Sharapova mengunggah foto dirinya sedang presentasi di sebuah ruang kelas di akun facebook. "Presentasi pertama di sebuah ruang kelas," petenis asal Rusia itu menulis di kolom keterangan di akun facebooknya, Sabtu, 2 Juli 2016.

    Sharapova baru saja diterima mengikuti kursus di sekolah bergengsi Harvard Busines School. Dalam postingan sebelumnya, ia mengunggah foto dirinya di depan gerbang sekolah. “Aku tidak yakin bagaimana ini bisa terjadi, tetapi hei, Harvard! Tidak sabar untuk segera memulai program!” ucap dia.

    Petenis berusia 29 tahun itu dijatuhi sanksi larangan bermain tenis selama dua tahun setelah dinyatakan positif menggunakan meldonium dalam ajang Autralian Terbuka 2016. Padahal, sejak awal tahun 2016, World Anti Doping Agency telah menetapkan bahwa obat tersebut masuk ke dalam daftar zat terlarang.

    Larangan Sharapova akan berlangsung sampai tanggal 25 Januari 2018. Artinya ia akan melewatkan Wimbledon dan Amerika Serikat Terbuka tahun ini begitu pun dengan empat Grand Slam tahun 2017. French Terbuka bulan lalu pun terpaksa ia lewatkan.

    Dalam pengakuannya, petenis Rusia itu tidak tahu jika obat tersebut sudah masuk ke dalam daftar zat yang dilarang. Ia mengatakan sudah menggunakan obat tersebut dalam 10 tahun terakhir sebagai obat jantung.

    Saat ini, petenis peraih lima gelar Grand Slam mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Ia berharap bisa bebas dari larangan atau setidaknya waktu larangan bermainnya bisa dikurangi oleh International Tennis Federation.

    MAYA AYU PUSPITASARI | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.