Serena Williams Dikritik Setelah Kalahkan Petenis Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pakaian Serena Williams yang menuai protes. mirror.co.uk

    Pakaian Serena Williams yang menuai protes. mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Serena Williams kebanjiran kritik Setelah mengalahkan petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova. Bukan performanya yang menjadi sorotan publik, tapi busananya.

    Busana petenis asal Amerika Serikat ini mendekap sangat erat tubuh bagian atas hingga memperlihatkan putingnya. Ratusan penggemarnya yang menonton jalannya pertandingan dari televisi merasa terganggu dengan hal itu. Seperti ditulis Dailymail, 7 Juli 2016, penonton akhirnya dibuat sibuk mengalihkan pikiran dari busana ketimbang fokus pada pertandingan.

    Salah satu protes lewat Twitter datang dari Nick Du Val. "Saya baru saja melihat puting Serena Williams di BBC, apakah saya harus komplain?"

    Kebanyakan perempuan juga memprotes busananya, salah satunya CordyCat3456. Ia menulis, "Saya tidak terbiasa mengomentari tubuh perempuan lain, tapi bisakah seseorang memberikan sesuatu kepada Serena Williams untuk menutupinya. Sangat mengganggu." Pemilik akun Katiefathersxx memberi saran supaya Serena membeli busana sport terbaru. "Dengan penghasilannya, kenapa tidak membeli sport bra terkini yang dapat menutupi area itu dengan baik."

    BBC juga kebanjiran kritik karena seolah tidak menyadari hal itu dan banyak menayangkan tayangan ulang dalam tempo lambat. Juru bicara BBC mengatakan tidak dapat menanggapi berbagai macam komentar yang muncul. Dia hanya mengatakan tayangan ulang bertujuan untuk menganalisis sebuah peristiwa dalam pertandingan.

    Serena Williams adalah petenis papan atas berdarah Afro-Amerika. Kemenangannya dari petenis Rusia membawa petenis berusia 34 tahun ini ke semifinal Turnamen Wimbledon, bergabung dengan saudaranya, Venus Williams.

    DINI PRAMITA | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.