Darya Klishina Tampil di Olimpiade Tanpa Negara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satu dari lima lingkaran lambang Olimpiade gagal membuka pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia, (7/2). AP/Mark Humphrey

    Satu dari lima lingkaran lambang Olimpiade gagal membuka pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia, (7/2). AP/Mark Humphrey

    TEMPO.CO, London - Pelompat jauh putri Rusia, Darya Klishina, akan mengikuti Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5-21 Agustus mendatang sebagai atlet “netral”. Atlet berumur 25 tahun ini terpaksa tampil di bawah bendera “netral” (tanpa mewakili negara) karema Federasi Atletik Rusia terkena skorsing dari segala kompetisi internasional.

    Sebanyak 136 atlet Rusia telah mengajukan permohonan “pengecualian layak tampil” di Olimpiade 2016. Federasi Atletik Internasional (IAAF) meninjau ulang aturan terkait doping, dan akan memberi putusan pada 18 Juli mendatang.

    Klishina yang tinggal di Amerika Serikat, menjuarai Kejuaraan Atletik Eropa (lapangan tertutup) dan peraih medali perunggu Kejuaraan Eropa (lapangan terbuka). Ia menempati urutan kesepuluh Kejuaraan Dunia Atletik tahun lalu.

    Pelari nomor 800 meter Rusia, Yuliya Stepanova, bulan lalu telah diizinkan tampil di Rio. Ia  merupakan wistle blower atau pengungkap skandal doping atletik Rusia (secara sistematis oleh negara).

    Meskipun Federasi Atletiknya diskors, Rusia meloloskan 68 atlet atletiknya pada Olimpiade Rio nanti.  Skorsing bagi Federasi Atletik Rusia dijatuhkan setelah terungkap doping secara luas di Rusia disponsori oleh negara.  

    Komite Olimpiade Rusia dan para atletnya mengajukan banding atas skorsing itu pada Pengadilan Aribitrasi Olahraga Dunia (CAS). Putusan final pengadilan ini akan diambil pada 21 Juli mendatang.

    BBC | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?