Prestasi Jadi Pekerjaan Rumah Terbesar Menpora

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi (kiri) berjabat tangan dengan lifter Deni ketika meninjau pelatnas angkat besi di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 21 Juni 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Menpora Imam Nahrawi (kiri) berjabat tangan dengan lifter Deni ketika meninjau pelatnas angkat besi di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 21 Juni 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan prestasi olahraga Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan untuk mengembalikan era kejayaan.

    "Kita pernah menjadi contoh bagi sebuah proses pembibitan, pengkaderan, sekaligus pengelolaan pendidikan olahraga, tetapi bergeser sekarang bagaimana kita kembalikan itu, ini PR terbesar kita," kata Imam, di Jakarta, Rabu.

    Langkah yang harus dilakukan, kata Imam, adalah sebisa mungkin membawa model pembibitan dan pembinaan itu lewat pendidikan yang baik, terukur, terstruktur, terencana, dan rapi.

    "Tujuannya agar kita tidak kekurangan stok olahragawan berprestasi," ujarnya lagi.

    Selain meningkatkan prestasi olahraga, Imam mengatakan pekerjaan rumah yang terdekat harus diselesaikan adalah pembenahan birokrasi, persiapan tuan rumah Asian Games 2018 dan juga tuan rumah gelaran olahraga lainnya.

    Imam menyebutkan gelaran tersebut, antara lain MotoGP dan mungkin juga harus siap menjadi tuan rumah Tour de Nusantara yang akan menghubungkan kerja sama dari Sabang sampai Merauke.

    "Itu yang Kemenpora sedang rencanakan dengan baik," kata Imam pula.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.