Berlatih di Belanda, Tim Dayung Siap Bersaing di Olimpiade  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet dayung La Memo, memacu kecepatannya pada pertandingan nomor Sculls perorangan putra 1000m Sea Games ke-28 di Kanal Marina Singapura, 14 Juni 2015. ANTARA

    Atlet dayung La Memo, memacu kecepatannya pada pertandingan nomor Sculls perorangan putra 1000m Sea Games ke-28 di Kanal Marina Singapura, 14 Juni 2015. ANTARA

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Tim dayung Indonesia siap bersaing di perlombaan dayung dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016 pada 6-13 Agustus 2016. Tim telah mengalami kemajuan luar biasa dalam pemusatan latihan selama sepuluh hari di Amsterdam.

    Tim dayung telah tiba di Rio de Janeiro pada Sabtu malam, 30 Juli 2016, waktu setempat. Adapun anggota tim dayung Indonesia yang ikut dalam ajang Olimpiade ini adalah pedayung La Memo dan Dewi Yuliawati serta pelatih Boudewijn van Opstal dan Muhamad Hadris.

    Dalam rilis pers Chef de Mission Indonesia atau ketua kontingen Indonesia dalam Olimpiade 2016, Memo mengalami kemajuan luar biasa selama menjalani pemusatan latihan di Amsterdam. Sedangkan Dewi menjalani sesi latihan dengan baik.  

    “Persiapan kami bagus. Kami melakukan training camp di Amsterdam selama sepuluh hari dan saat ini sudah berada di Rio de Janeiro. Kami sangat senang berada di sini dan bertemu dengan atlet-atlet dari negara lain,” kata pelatih Van Opstal.

    Sehari setelah tiba di Rio, tim dayung langsung menggelar sesi latihan. Tugas pertama yang harus dilakukan adalah melakukan setting perahu dan dayung, hal yang membutuhkan ketelitian tinggi.

    Menurut Van Opstal, Memo dan Dewi berada dalam kondisi bagus. “Saya yakin keduanya bisa berlomba dengan baik di sini. Kami memiliki waktu satu pekan sebelum pertandingan untuk menenangkan pikiran dan mematangkan persiapan. Pada 6 Agustus nanti, kami siap bertanding,” ucapnnya.

    Memo dan Dewi mendapat tiket Olimpiade pada babak kualifikasi Asia-Oceania di Chungju, Korea Selatan, April lalu. Keduanya akan menghadapi kompetisi yang lebih ketat daripada yang pernah mereka hadapi di babak kualifikasi, dan Van Opstal menyadari hal tersebut.

    “Dayung boleh dibilang olahraga orang Eropa dan sangat jarang orang Asia yang mampu menyamai tingkat para pedayung Eropa, meski kita melihat peningkatan yang pesat dari Memo dan Dewi. Saya kira mereka bisa bersaing dengan kompetitor dari Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Saya juga berharap mereka bisa memberikan perlawanan kepada pedayung Eropa. Kami akan berusaha mengalahkan mereka,” tutur Van Opstal.

    CDM INDONESIA 2016 | GADI MAKITAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.