Cedera, Wawrinka Batal Tampil di Olimpiade  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah Roger Federer di final ATP World Tour, di London, Inggris, 23 November 2015. Djokovic menutup musim tanding tahun ini dengan meraih 11 gelar juara, termasuk tiga juara Grand Slam namun gagal meraih Prancis Terbuka 2015 setelah kalah dari Stan Wawrinka di final. AP/Tim Ireland

    Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah Roger Federer di final ATP World Tour, di London, Inggris, 23 November 2015. Djokovic menutup musim tanding tahun ini dengan meraih 11 gelar juara, termasuk tiga juara Grand Slam namun gagal meraih Prancis Terbuka 2015 setelah kalah dari Stan Wawrinka di final. AP/Tim Ireland

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Stan Wawrinka dipastikan absen di Olimpiade Rio 2016 karena cedera punggung. Absennya petenis ini menipis peluang Swiss meraih lebih banyak medali dari cabang tersebut. Sebab, sebelumnya, sejumlah petenis andalannya juga absen.

    Petenis 31 tahun itu merupakan pemain ketiga Swiss yang menarik diri dari Olimpiade setelah Roger Federer dan Belinda Bencic, yang juga kehilangan kesempatan tampil karena cedera.

    "Saya sangat sedih," kata Wawrinka, mantan juara Prancis dan Australia Terbuka, seperti dilaporkan Sky Sport baru-baru ini.

    "Pergi ke Rio dekat dengan hati saya. Setelah Beijing (2008) dan London (2012), saya ingin menyaksikan langsung pertandingan ini di Brasil."

    "Sayangnya, itu tidak mungkin. Saya ucapkan semoga sukses untuk semua atlet Swiss yang akan pergi ke Rio dan saya akan mendukung mereka dari jauh," tutur Wawrinka.

    Cedera punggung Wawrinka kian memburuk di Toronto pekan lalu, saat ia mencapai semifinal.

    Sebuah pernyataan yang dikeluarkan perusahaan manajemen Wawrinka berujar, "Setelah pemeriksaan medis oleh dokter di Jenewa, (petenis) nomor empat dunia saat ini harus menarik diri dari Olimpide yang akan dimulai di Rio de Janeiro, akhir pekan besok."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.