Pagelaran Seni Kolosal Tandai Pembukaan Olimpiade 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kembang api berwarna merah muda, mewarnai Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Olimpiade 2016 di stadion Maracana, di Rio de Janeiro, Brasil, 5 Agustus 2016. 206 bakal berpartisipasi untuk ikut dalam pekan olahraga ini. AP Photo

    Kembang api berwarna merah muda, mewarnai Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Olimpiade 2016 di stadion Maracana, di Rio de Janeiro, Brasil, 5 Agustus 2016. 206 bakal berpartisipasi untuk ikut dalam pekan olahraga ini. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekayaan budaya dan keanekaragaman hayati Brasil ditampilkan melalui pertunjukan kolosal pembukaan Olimpiade ke-31 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Jumat malam atau Sabtu, 6 Agustus 2016, WIB.

    Pergelaran seni besutan sutradara Fernando Meirelles ini melibatkan sekitar 6.000 relawan. Acara itu juga melibatkan penyanyi terkenal Brasil Gilberto Gil, Caetano Veloso, Anitta, dan supermodel Gisele Bundchen.

    Pergelaran itu menampilkan gerakan tari dan teknologi animasi yang memadukan unsur perjalanan sejarah Brasil, gambaran masyarakatnya saat ini yang dinamis dan penuh optimisme.

    Meirelles melalui pergelaran seni itu juga menunjukkan kekayaan keanekaragaman hayati Brasil berupa hutan-hutan, flora-fauna, tambang, dan pantai-pantai yang indah.

    Setelah 45 menit acara pergelaran seni digelar, acara dilanjutkan dengan defile atlet dari 205 negara peserta, termasuk Indonesia.

    Defile Indonesia dipimpin atlet lompat jauh, Maria Londa, yang berdiri di depan memegang bendera Merah-Putih.

    Tujuh dari 28 atlet Indonesia ikat dalam defile kontingen itu.

    Chef de Mission kontingen Indonesia, Raja Sapta Oktohari, juga ikut dalam defile tersebut.

    Olimpiade yang digelar pada 5-21 Agustus 2016 ini mempertandingkan 42 cabang olahraga serta dihadiri 18 atlet dan ofisial dari negara-negara anggota IOC.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.