Rio 2016, Peaty Sukses Lampaui Rekor 100 Meter Gaya Dada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi perenang asal Inggris, Adam Peaty setelah berhasil finish diurutan pertama pada pertandingan semifinal renang gaya bebas Olimpiade Rio di Olympic Aquatics Stadium , Rio de Janeiro, 7 Agustus 2016. AP/Martin Meissner

    Ekspresi perenang asal Inggris, Adam Peaty setelah berhasil finish diurutan pertama pada pertandingan semifinal renang gaya bebas Olimpiade Rio di Olympic Aquatics Stadium , Rio de Janeiro, 7 Agustus 2016. AP/Martin Meissner

    TEMPO.CO, Jakarta - Perenang Adam Peaty memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri untuk kedua kalinya dalam waktu dua hari, Minggu. Ia memenangkan medali emas nomor 100 meter gaya dada putra Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

    Peaty menjadi perenang pertama Inggris dalam 28 tahun terakhir yang memenangkan juara Olimpiade. Juara dunia, yang mengukir waktu 57,55 detik di Sabtu yang panas, mempertajam catatan waktunya menjadi 57,13 detik untuk membuka perolehan medali bagi negaranya di Olimpiade.

    Juara bertahan Cameron van der Burgh dari Afrika Selatan meraih perak dengan waktu 58,69 detik dan Cody Miller dari Amerika Serikat memperoleh perunggu dengan waktu 58,87 detik. Perenang putra Inggris terakhir yang memenangi medali emas Olimpiade adalah Adrian Moorhouse untuk nomor gaya dada pada Olimpiade 1988 Seoul.

    Juara renang putra Inggris lainnya selama 100 tahun terakhir adalah David Wilkie pada nomor 200 meter gaya dada pada 1976 dan Duncan Goodhew pada 100 meter gaya dada pada 1980, demikian dikutip dari Reuters.

    ANTARANEWS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.