Rio 2016: Ika Yuli Gagal, Riau Ega Harapan Terakhir Panahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha melihat target saat melawan pemanah Korea Selatan Kim Woo-jin, pada babak eliminasi babak panahan Olimpiade Rio di Sambadrome venue, Rio de Janeiro, Brasil, 8 Agustus 2016.  REUTERS/Leonhard Foeger

    Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha melihat target saat melawan pemanah Korea Selatan Kim Woo-jin, pada babak eliminasi babak panahan Olimpiade Rio di Sambadrome venue, Rio de Janeiro, Brasil, 8 Agustus 2016. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Jakarta - Harapan Indonesia pada cabang panahan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 kini bertumpu pada Riau Ega Agatha pada nomor perorangan putra setelah di nomor perorangan putri Ika Yuliana Rochmawati kandas pada putaran pertama, Selasa, 9 Agustus 2016.

    Dalam pertandingan putaran pertama atau babak 1/32 perorangan putri di arena panahan Sambodrome, Rio de Janeiro, Brasil, Ika sempat memberikan perlawanan ketat kepada atlet Inggris, Naomi Folkard, dalam lima set. Namun Ika kalah dalam pengumpulan angka dan menyerah dengan skor tipis 7-9.

    Ika merupakan satu-satunya atlet putri dalam tim panahan Indonesia untuk Olimpiade 2016.

    Di kelompok putra, tim Indonesia yang terdiri atas Riau Ega Agatha, Muhammad Hanif, dan Hendra Purnama telah gagal meraih medali nomor beregu.  Kemudian di nomor perorangan putra, Hanif dan Hendra tergusur.

    Adapun Riau Ega membuat kejutan lolos ke putaran ketiga setelah menaklukkan unggulan pertama dari Korea Selatan, Kim Woo-jin, pada Senin, 8 Agustus 2016. Ia akan kembali tampil pada Jumat mendatang.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.