Terbukti Doping, Medali Perak Atlet Ukraina Dicabut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa butir obat jenis Mildronate (Meldonium) di apotek di Saulkrasti, Latvia, 9 Maret 2016. Pada Senin (7/3) petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova gagal lolos tes doping dalam turnamen Australian Open lantaran positif mengonsumsi Meldonium. REUTERS

    Beberapa butir obat jenis Mildronate (Meldonium) di apotek di Saulkrasti, Latvia, 9 Maret 2016. Pada Senin (7/3) petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova gagal lolos tes doping dalam turnamen Australian Open lantaran positif mengonsumsi Meldonium. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Medali perak atlet Ukraina, Oleksandr Pyatnytsya, yang diraihnya dalam Olimpiade London 2012 dari nomor lempar lembing dicabut pada Selasa, 9 Agustus 2016, setelah dinyatakan positif menggunakan obat terlarang melalui tes ulang yang dilakukan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

    IOC mengatakan Pyatnytsya dinyatakan positif saat dilakukan uji zat terlarang turinabol.

    "Oleksandr Pyatnytsya, 31 tahun, Ukraina, berkompetisi dalam nomor atletik, telah didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012 dan diperintahkan untuk mengembalikan medali perak nomor lempar lembing," kata IOC dalam sebuah pernyataan.

    "Analisis ulang sampel Pyatnytsya dari Olimpiade London 2012 menghasilkan tes positif untuk dehydrochlormethyltestosterone zat terlarang (turinabol)."

    IOC, yang menyimpan sampel selama satu dekade, telah menguji kembali ratusan sampel dari Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London, menemukan 98 kasus positif.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.